Ekonomi dan Bisnis

Operasi Pasar Minyak Goreng Dinas Perdagangan Digelar di 4 Lokasi di Kabupaten Tapin

Operasi pasar digelar Dinas Perdagangan Tapin, yakni di Kecamatan Candi Laras Selatan, Kecamatan Lokpaikat, Kecamatan Binuang, Kecamatan Tapin Utara.

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/STANISLAUS SENE
Warga mendatangi operasi pasar untuk membeli minyak goreng harga Rp 14.000 per liter di Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. Kamis (27/01/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Warga Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel), mendatangi pos operasi pasar guna mendapati minyak goreng harga Rp 14 ribu per liter, Kamis (27/01/2022).

Operasi pasar minyak goreng yang dilaksanakan Dinas Perdagangan Kalsel bekerja sama dengan Pemkab Tapin.

Disampaikan Plt Kepala Dinas Perdagangan Tapin, Hermansyah, operasi pasar ini puncaknya akan dilaksanakan pada 30 Januari 2022.

"Ada 2.400 liter yang disiapkan dan akan dibagikan ke empat lokasi dengan harga 14.000 per liter," jelasnya.

Baca juga: TK Kemala Bhayangkari Tapin Jadi Model Pertama Vaksinasi Anak

Baca juga: Dinas Perikanan Bantu Ribuan Bibit Ikan ke Kodim 1010 Tapin

Masih kata Hermansyah, keempat titik tersebut, yakni di Kecamatan Candi Laras Selatan, Kecamatan Lokpaikat, Kecamatan Binuang dan Kecamatan Tapin Utara.

"Karena persediannya terbatas, maka masyarakat yang datang dibatasi hanya dapat membeli 2 liter per orang," lanjutnya.

Ia mengatakan, operasi pasar minyak goreng ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat mendapatkan minyak goreng dengan harga murah.

Sementara itu, Camat Lokpaikat, Retno Dwi Astuti, mengatakan, untuk di Kecamatan Lokpaikat disediakan 500 liter minyak.

Baca juga: Vaksinasi di SDN Paul Bakarangan Kabupaten Tapin, Anak-anak Dihibur Badut

Baca juga: Kasus Stunting Jadi Perhatian Perusahaan Swasta di Kabupaten Tapin

"Dari stok yang ada ini memang masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," jelasnya.

Oleh karena itu, masyarakat berharap kegiatan pasar murah untuk minyak goreng dapat terus dilaksanakan.

"Paling tidak harga dipasar tradisional disamaratakan dengan ritel modern," jelasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sene)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved