PT PLN Persero UPT KSKT

Tingkatkan Industri dalam Negeri, PLN Implementasikan TKDN pada Proses Pengadaan Barang dan Jasa

Hingga akhir tahun 2021, realisasi penggunaan TKDN di PLN UPT Kalselteng sebesar 73 persen atau setara Rp1,8 miliar.

Editor: Eka Dinayanti
PT PLN Persero UPT KSKT
Pada 2022, PLN UPT Kalselteng menargetkan pengggunaan TKDN dengan perencanaan sebesar 69,74 persen dari nilai kontrak sebesar Rp2,6 miliar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sebagai bukti nyata komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan Industri dalam negeri adalah dengan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada sektor ketenagalistrikan.

Hal ini ditunjukkan PT PLN (Persero) Unit Pembangkitan dan Penyaluran Kalimantan UPT Kalselteng yang turut mendukung upaya ini dan memanfaatkan produk-produk industri domestik dalam proyek pengadaan material untuk pemeliharaan GI dan GIS dan pembangunan infrastruktur kelistrikan.

Hingga akhir tahun 2021, realisasi penggunaan TKDN di PLN UPT Kalselteng sebesar 73 persen atau setara Rp1,8 miliar.

Pencapaian ini terdiri dari material transmisi dan gardu induk serta sarana dan jasa penunjang operasional di wilayah kerja PLN UPT Kalselteng.

Pada 2022, PLN UPT Kalselteng menargetkan pengggunaan TKDN dengan perencanaan sebesar 69,74 persen dari nilai kontrak sebesar Rp2,6 miliar.
Pada 2022, PLN UPT Kalselteng menargetkan pengggunaan TKDN dengan perencanaan
sebesar 69,74 persen dari nilai kontrak sebesar Rp2,6 miliar. (PT PLN Persero UPT KSKT)

PLN UPT Kalselteng juga mulai mensyaratkan adanya minimum nilai TKDN pada proses pengadaan barang dan jasa khususnya untuk kontrak investasi.

Persentase minimum TKDN yang harus dipenuhi PLN dalam setiap jenis proyek infrastruktur ketenagalistrikan baik untuk pembangkit, gardu induk, maupun transmisi ini mengacu pada Peraturan Menteri Perindustrian RI Nomor 54 Tahun 2021 .

Pada 2022, PLN UPT Kalselteng menargetkan pengggunaan TKDN dengan perencanaan sebesar 69,74 persen dari nilai kontrak sebesar Rp2,6 miliar.

Manager PLN UPT Kalselteng, Jamrotin Armansyah menyampaikan, selain untuk memajukan industri dalam negeri, peningkatan TKDN ini juga sekaligus untuk memperkuat kelistrikan Nasional serta menggerakkan kembali perekonomian yang masih dilanda pandemi.

“Harapannya, dengan peningkatan TKDN ini, PLN dapat membantu industri dalam negeri dan menggerakkan kembali perekenomian nasional yang masih dilanda pandemi Covid-19,” katanya. (aol)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved