Religi

Buya Yahya Jelaskan Hukum Melaksanakan Tahlilan, Berikut Tata Cara Melaksanakan

Bagaimana hukumnya tahlilan, Buya Yahya. Tahlilan mulai 3, 7, 10 hingga 100 hari. Nantinya setiap tahun juga dilakukan tahlilan.

Editor: M.Risman Noor
Humas Pemko Banjarbaru
Suasana tahlilan almarhum Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani di Balai Kota Banjarbaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Banyak orang melakukan tahlilan bagi orang yang meninggal dunia.

Tahlilan mulai 3, 7, 10 hingga 100 hari. Nantinya setiap tahun juga dilakukan tahlilan.

Sebenarnya apakah diperbolehkan melakukan hal tersebut.

Bagaimana hukumnya tahlilan, Buya Yahya memberikan penjelasan dalam artikel berikut.

Apa hukum tahlilan 3, 7, 40 hingga 100 hari orang meninggal apakah bid'ah? Begini penjelasan Buya Yahya.

Baca juga: Putra Mending Ustad Arifin Ilham Berpulang, Alvin Faiz Ajak Tahlilan 7 Hari Ameer Azzikra

Baca juga: Sebelum Puasa di Bulan Rajab, Ustadz Adi Hidayat Ingatkan Ini Bagi yang Mau Melaksanakannya

Tahlil adalah bacaan kalimat tauhid, yaitu kalimat Laa ilaha illallah.

Kalimat tahlil ini bagian dari kalimat syahadat, yang merupakan asas dari lima rukun Islam, juga sebagai inti dan seluruh landasan ajaran Islam.

Kalimat bacaan ini termasuk zikir dan menurut syariat Islam memiliki nilai terbesar dan paling utama.

Tahlilan merupakan ritual pembacaan lafal tahlil yang sering dilakukan oleh masyarakat di Indonesia.

Doa tahlil biasa dilakukan oleh masyarakat dalam rangka mendoakan jenazah yang baru meninggal.

Tahlil biasa dibacakan saat mendoakan jenazah, ziarah kubur, hingga peringatan tertentu.

Pada sebagian masyarakat Indonesia ada yang menggelar tahlilan selama 3, 7, 40 hingga 100 hari orang yang meninggal.

Namun, ada yang mengatakan bahwasanya tahlilan atau mendoakan orang meninggal itu haram karena menyerupai ritual agama lain.

KH Yahya Zainul Ma’arif Jamzuri atau Buya Yahya memberikan penjelasan tentang tahlilan.
KH Yahya Zainul Ma’arif Jamzuri atau Buya Yahya memberikan penjelasan tentang tahlilan. (YOUTUBE/AL-BAHJAH TV)

Apakah mendoakan orang meninggal dengan cara tahlilan tiga hari, tujuh hari, empat puluh hari ataupun seratus hari itu pahalanya tidak sampai?

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved