Masjid Bambu di Desa Kiram

Wisata Kalsel : Melihat Masjid Bambu di Desa Kiram

Masjid Bambu KH Abdul Qadir Hasan adalah obyek wisata religi yang tak pernah sepi dari pengunjung, terutama diakhir pekan

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Hari Widodo
banjamasinpost.co.id/Mukhtar wahid
Wisatawan melihat keunikan Masjid Bambu KH Abdul Qadir Hasan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sejumlah warga dari Martapura dan Kelurahan Cempaka Kota Banjarbaru begitu antusias berfoto di kawasan Masjid Bambu

Ya, Masjid Bambu KH Abdul Qadir Hasan adalah obyek wisata religi yang tak pernah sepi dari pengunjung, terutama diakhir pekan.

Desa Kiram, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kini tak lagi terisolir, seperti di era 10 tahun yang lampau. 

Akses infrastruktur publik di Desa Kiram seperti jalan aspal mulus, marka jalan sangat jelas di malam hari, penerangan jalan umum terang benderang dan rambu lalulintas terpasang.

Baca juga: VIDEO Wisata Kalsel - Pesona Alam Riam Kinarum Tabalong, Aliran Sungai dengan Bebatuan Besar

Baca juga: Wisata Kalsel : Punya Panorama Alam Khas, Riam Kinarum Tabalong Perlu Penataan & Fasilitas

Masjid Bambu, KH Abdul Qadir Hasan, nama tempat ibadah tersebut, belum seumur jagung kini memiliki magnet,  karena disinggahi warga yang ingin berwisata di Kiram Park.

Dari bundaran tugu Kota Banjarbaru, ambil arah Sungai Ulin ke Kiram Park.

Banyak rambu penunjuk arah warna hijau dipasang Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Ikuti saja petunjuk tersebut.

Jaraknya sekitar 35 kilometer dari Tugu bundaran Simpang Empat Kota Banjarbaru atau dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua, sekitar 45 menit.

Jika pengunjung dari arah pesisir, misalnya dari Kabupaten Kotabaru, Tanahbumbu dan Tanahlaut lebih singkat melalui akses Kecamatan Tambangulang, Kelurahan Sungai Tiung Kota Banjarbaru ikuti rambu menuju Kiram Park.

Masjid Bambu ikonik karena hampir  semua bangunan dari bahan bambu. Keramik hanya di lantai dasar atau ruang luar, seperti untuk wudhu dan toilet.

Baca juga: Wisata Kalsel : Kulineran di Bujur Matahari, Pengunjung Bisa Menikmati Indahnya Pegunungan Meratus

Lantai II Masjid Bambu adalah ruang induk tempat melaksanakan ibadah salat lima waktu dan indah salat Jumat.

Bentuk bangunan Masjid Bambu, memadukan kearifan lokal dan unsur bangunan sejarah. Itu karena menyerupai perahu atau jukung dan bangunan pucuk masjid menyerupai Masjid Sultan Suriansyah. 

Lahan Masjid Bambu wakaf dari H Asmaniansyah, alumni Pondok Pesantren Darussalam Martapura, yang merupakan putra Desa Kiram. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved