Wabah corona di Kalsel

Update Covid-19 Batola, Kasus Aktif Corona 43, Dinkes Belum Temukan Indikasi Varian Omicron

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Barito Kuala (Batola) belum menemukan indikasi varian baru Omicron 

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD TABRI
Ilustrasi- Gerai vaksinasi yang dibuka di Pasar Rakyat yang berlangsung di Lapangan 5 Desember, Kota Marabahan, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Seiring adanya peningkatan kasus Covid- 19 beberapa hari terakhir, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Barito Kuala (Batola) belum menemukan indikasi varian baru Omicron. 

Hal ini disampaikan Kadinkes Barito Kuala, Azizah Sri Widari, Selasa (8/2/2022) siang. 

"Sejauh ini belum ada menerima laporan adanya varian baru ini di Batola, baik dari propinsi atau dari pusatelum ada menerima laporan adanya varian baru ini di Batola, baik dari propinsi atau dari pusat," terang Azizah. 

Sementara itu, dari peta sebaran yang dirilis per hari ini, ada dua penambahan kasus konfirmasi positif. Masing-masing satu orang, di Kecamatan Alalak dan Marabahan. 

Baca juga: POSITIF, Tiga Warga Banjarmasin Terpapar Omicron, 2 di Antaranya Ibu Rumah Tangga

Baca juga: Ketua IDI Wilayah Kalsel: Masa Inkubasi Omicron Relatif Singkat 1-2 Hari

Baca juga: Dugaan Soal Omicron di Kalsel, Dinas Kesehatan Tunggul Hasil Labkes Pusat

Adapun konfirmasi positif keseluruhan terdata 4.187 kasus, 4.086 di antaranya sembuh dan meninggal 58 orang. 

Sedangkan kasus aktif tersisa 43 orang, 37 di antaranya menjalani isolasi mandiri dan 6 orang dalam perawatan. 

Ke enamb pasien yang dirawat ditempatkan di RS ciputra dan RS Bhayangkara masing-masing 2 orang dan di RSUD Abdul Aziz dan RSUD Ansari Saleh masing-masing 1 orang. 

Berkenaan adanya peningkatan kasus, Wakil Bupati Barito Kuala H Rahmadian Noor menyampaikan, Batola akan kembali memaksimalkan pencegahan. 

Baca juga: Sebut Omicron Terkonfirmasi di Kalsel, Tim Pakar ULM : Segera Cegah Penularan Semakin Masif 

Di antaranya penerapan prokes secara maksimal dan menggeber vaksinasi. 

"Dua hal ini yang akan kita tingkatkan lagi, sesuai arahan presiden pada vicon kemarin," ungkap Rahmadi. (Banjarmasinpost.co.id/MuhammadTabri) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved