Techno

Meta Bakal Setop Layanan FB dan Instagram, Dua Pejabat Uni Eropa Mengaku Tak Masalah

Layanan facebook dan Instagram terancam tak ada lagi di benua Eropa. Meta Platforms Inc menyatakan kemungkinan hal tersebut bisa terjadi.

Editor: M.Risman Noor
Bloomberg
ilustrasi Facebook. Meta berencana akan menutup layanan facebook dan instagram di benua Eropa. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Layanan facebook dan Instagram terancam tak didapat warga Eropa.

Hal ini tak lepas pernyataan Meta Platforms Inc. (dulu Facebook Inc.) berencana cabut dari benua Eropa.

Ketatnya Peraturan Perlindungan Data Umum (GDPR) yang berlaku di Uni Eropa membuat Meta kesulitan menargetkan iklan ke penggunanya

Belum lama ini Meta Platforms Inc. (dulu Facebook Inc.) menyerahkan laporan tahunan perusahaan ke Komisi Sekuritas dan Perdagangan (Securities and Exchange Commission/SEC) Amerika Serikat.

Baca juga: Koleksi Rumah Kemasan Kabupaten Banjar Urung Miliki Peralatan Digital

Baca juga: Update Harga HP Xiaomi di Bulan Februari 2022, Varian Terbaru Rp 2 Jutaan

Dalam laporan tersebut, perusahaan menyatakan adanya kemungkinan untuk menutup layanan Facebook dan Instagram di Eropa

Alih-alih khawatir, rencana Meta tersebut justru disambut positif oleh pejabat Uni Eropa.

Dua pejabat itu adalah Menteri Ekonomi Jerman dan Menteri Keuangan Prancis.

Keduanya menyatakan dukungan untuk menutup layanan Meta di Eropa.

"Saya hidup tanpa Facebook dan Twitter selama empat tahun dan merasa hidup ini luar biasa," kata Menteri Ekonomi Jerman, Robert Habeck, dikutip KompasTekno dari GSM Arena, Kamis (10/2/2022).

Undang-undang privasi baru di Uni Eropa dinilai menyulitkan Meta untuk beroperasi, karena mengharuskan semua perusahaan untuk memproses data pengguna di server lokal Eropa.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved