Yayasan Adaro Bangun Negeri

Wamen LHK RI dan Adaro Resmikan Grand Opening TWA Pulau Bakut 

Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Alue Dohong PhD meresmikan Grand Opening Taman Wisata Alam (TWA) Pulau Bakut di Batola

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/muhammad tabri
Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Alue Dohong saat menandatangani prasasti Gazebo Inong Wiratno pada Grand Opening TWA Pulau Bakut yang digelar Jumat (11/2/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Sebagai bentuk dukungan atas komitmen Adaro untuk melaksanakan Green Business, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Alue Dohong PhD meresmikan Grand Opening Taman Wisata Alam (TWA) Pulau Bakut di Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan pada Jumat (11/2/2022). 

Acara ini disaksikan oleh Kepala Teknik Tambang PT Adaro Indonesia Suhernomo, Bupati Barito Kuala Hj Noormiliyani AS dan Kepala BKSDA Kalsel Dr Ir Mahrus Aryadi MSc. 

Disampaikan Alue Dohong, TWA Pulau Bakut memang memiliki lokasi yang sangat strategis. Keberadaanya berpotensi menjadi wisata premium yang bisa menjadi daya tarik turis luar negeri. 

Hal ini berkenaan dengan uniknya bekantan, mudahnya akses untuk menuju, hingga terbilang dekat dari pusat kota, seperti Banjarmasin dan lainnya.

Wamen LHK Alue Dohong bersama rombongan saat mengitari Jembatan Ulin di kawasan TWA Pulau Bakut, Jumat (11/2/2022).
Wamen LHK Alue Dohong bersama rombongan saat mengitari Jembatan Ulin di kawasan TWA Pulau Bakut, Jumat (11/2/2022). (banjarmasinpost.co.id/muhammad tabri)

"Saya kira, juga dengan adanya pandemi belakangan ini ada pergeseran paradigma. Bahwa keberadaan alam sangat penting, sehingga perilaku back to nature akan menjadi trendi di masa akan datang. Termasuk keberadaaan Pulau Bakut ini nantinya," terang Alue Dohong. 

Di samping itu, ia juga mengucapkan terimakasih kepada Adaro yang bekerjasama dengan BKSDA Kalsel yang turut membangun sejumlah fasilitas di TWA Pulau Bakut

Wamen pun mengharapkan, ke depannya terus dikembangkan beberapa potensi yang ada di kawasan ini sebagai gerak perekonomian masyarakat. Seperti business plan kuliner lokal dan lainnya. 

TWA Pulau Bakut yang dikembangkan oleh PT Adaro Indonesia (Adaro) bersama dengan BKSDA Kalsel sendiri memiliki luas 15,54 ha dengan tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi. 

Di dalamnya terdapat 116 ekor bekantan dan 42 jenis burung yang menjadikan kawasan mangrove ini sebagai tempat hidup dan berkembang biak. 

Sambutan dari Kepala Teknik Tambang PT Adaro Indonesia, Suhernomo, pada Grand Opening TWA Pulau Bakut, Jumat (11/2/2022).
Sambutan dari Kepala Teknik Tambang PT Adaro Indonesia, Suhernomo, pada Grand Opening TWA Pulau Bakut, Jumat (11/2/2022). (banjarmasinpost.co.id/muhammad tabri)

TWA Pulau Bakut diharapkan menjadi tujuan wisata edukasi bagi masyarakat Indonesia dan dunia.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved