Berita Banjarbaru

Dua Orang Terduga Pelaku Prostitusi Masih Tinggal di Rumah Singgah Kota Banjarbaru

Dari 8 orang hasil razia prostitusi yang dititipkan Polres Banjarbaru di Rumah Singgah Berkarakter, sisa 2 perempuan untuk menunggu sidang Tipiring.

Penulis: Siti Bulkis | Editor: Alpri Widianjono
HUMAS POLRES BANJARBARU
Pemeriksaan terhadap mereka yang diamankan petugas patroli saat di Kantor Polres Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (7/2/2022) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Polisi mengamankan beberapa orang yang diduga melakukan praktik prostitusi di beberapa lokasi di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).  

Mereka yang terjaring petugas saat Senin (7/2/2022) malam, selanjutnya ditempatkan di Rumah Singgah Berkarakter milik Pemko Banjarbaru.

Petugas Keamanan Rumah Singgah Berkarakter Dinas Sosial Banjarbaru, Aditya Eko Permana, Sabtu (12/2/2022)., membenarkan masih ada yang tinggal di fasilitas pemerintah ini.

Dari delapan orang, tinggal dua orang perempuan saja, yaitu NJ (21) warga Aluhaluh dan LNA (21) warga Gambut, sama-saama Kabupaten Banjar.

Sedangkan 5 remaja lainnya, serta JS (23) asal Kabupaten Tanah Bumbu yang merupakan teman kencan LNA telah kembali ke keluarga masing-masing. "Untuk JS pulang Jumat, 11 Februari, dijemput pihak keluarga," ujarnya.

Baca juga: Asyik Masyuk Sejoli Buyar Saat Didatangi Petugas Patroli Polres Banjarbaru Kalsel

Baca juga: Waktu Kecil Sakit Asma, Wali Kota Banjarmasin Makan Bekicot hingga Kelelawar

Sedangkan untuk Nj Dan lNA, sambungnya, akan tetap berada di Rumah Singgah Berkarakter hingga proses Tipiring nanti. Juga JS, meski sudah pulang, tetap hadir saat sidang di PN Banjarbaru

Lebih lanjut dikatakan Eko, salah satu dari perempuan tersebut mengakunya hanya menemani teman pada malam peristiwa itu.

Dalih salah satu dari perempuan tersebut mengakunya hanya menemani teman pada malam peristiwa itu, yaknI  saat diamankan polisi dari kamar penginapan di Landasan Ulin. 

Sedangkan sejoli di dalam kamar, berdalih belum melakukan perbuatan terlarang, lalu keburu terjaring. 

Sementara itu, Kepala Dinsos Banjarbaru, Rokhyat Riyadi, membenarkan, pihaknya menerima titipan delapan orang yang terjaring petugas Samapta Polres Banjarbaru.

Baca juga: VIDEO Jalan Lianganggang Penghubung Kota Banjarbaru dan Kabupaten Tala Belum Selesai Juga

Baca juga: Aturan Baru Klaim Manfaat JHT BP Jamsostek, FSPMI Kalsel Sebut Sangat Kejam bagi Buruh

"Iya, benar, tetapi para remaja di bawah umur sudah kembali ke keluarganya masing-masing. Saat dititipkan di Rumah Singgah, tentu mereka kami berikan pembinaan dengan harapan tidak terulang lagi," ujarnya. 

Pembinaan melibatkan pihak-pihak terkait, di antaranya Dinas Kesehatan dan BNN Kota Banjarbaru

"Dan ada pula di tes HIV oleh Dinas Kesehatan Banjarbaru, hasilnya negatif," sambungnya. 

Dirinya berharap, pihak keluarga dapat mengawasi anak-anaknya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan

(Banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)

  • Berita Terkait :#Berita Banjarbaru
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved