Berita Banjarmasin

Kasus Covid-19 Meningkat Jadi Penyebab Banjarmasin Kembali Berstatus PPKM Level 3

Total 2.322 kasus positif Covid-19 dan angka kematian sebanyak 567 kasus menjadikan Kota Banjarmasin naik status dari PPKM Level 1 menjadi Level 3.  

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Alpri Widianjono
Kapolsek Banjarmasin Utara untuk BPost
ILUSTRASI - Anggota gabungan melakukan sidak prokes di wilayah Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (5/2/2022) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Angka kasus aktif Covid-19 di Kota Banjarmasin terus mengalami lonjakan bahkan cukup signifikan.

Berdasarkan data terakhir yang dirilis Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, Senin (14/2/2022), tercatat 2.322 kasus dan angka kematian meningkat menjadi 567 kasus 

Sedangkan sehari sebelumnya, yakni Minggu (13/2/2022), kasus aktif tercatat sebanyak 2.142 dan jumlah kematian sebanyak 565 kasus.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Banjarmasin, Machli Riyadi, membenarkan bahwa angka kasus Covid-19 terus melesat mengalami kenaikan.

Baca juga: Banjarmasin Kembali Berstatus PPKM Level 3, Ibnu Berharap Warga Tidak Cemas

Baca juga: Daftar Wilayah PPKM Seluruh Indonesia, 7 Kabupaten/Kota di Kalsel Berada Pada Level 3

Hal ini pula  yang menyebabkan Banjarmasin pun harus kembali berada dalam status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

"Angka kasus aktif Covid-19 di Banjarmasin sudah di atas 2300. Ini yang menjadi penyebab kita kembali berada di PPKM Level 3," ujarnya, Selasa (15/2/2022).

Terkait dengan hal ini pula, Machli Riyadimenerangkan, penerapannya di Kota Banjarmasin akan disesuaikan dengan Inmendagri terbaru.

"Kamii akan sesuaikan dengan apa yang menjadi keputusan Inmendagri dan kita akan sosialisasikan kepada masyarakat," jelasnya.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Meningkat, PPKM Tabalong Saat Ini Naik ke Level 2

Upaya yang akan dilakukan, Machli membeberkan, pihaknya kembali akan memperkuat kegiatan vaksinasi.

"Kamii akan terus menggencarkan vaksinasi, untuk mempercepat pembentukan herd immunity. Di samping kita juga akan kembali memperkuat pelacakan," pungkasnya.

( Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved