Narkoba di Banjarmasin

Diringkus Polisi, Begini Cara Baru Juru Parkir di Banjarmasin Ini Simpan Hampir 1 Kg Sabu

Seorang juru parkir di Banjarmasin berinisial AT (42) kedapatan memiliki 23 paket sabu seberat 992,41 gram dan 30 pil ekstasi seberat 11,63 gram

Penulis: Noor Masrida | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/noor masrida
Tersangka AT (42) seorang juru parkir di Banjarmasin menyimpan sabu seberat hampir 1 kg. Ia pun dihadirkan dalam rilis media di Polresta Banjarmasin, Jumat (25/2/2022)  

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Seorang juru parkir berinisial AT yang beralamat di Jalan Veteran Gang Simpati, RT 14, Kelurahan Melayu, Banjarmasin Tengah ditangkap jajaran Satresnarkoba Polresta Banjarmasin, Jumat (18/2/2022).

Pria berusia 42 tahun itu, kedapatan memiliki 23 paket sabu seberat 992,41 gram dan 30 pil ekstasi merek Ferari seberat 11,63 gram. 

Menariknya, modus pria ini menyimpan barang buktinya terbilang baru. 

"Dia menyimpan sabu ini di dalam karung pasir, disamarkan dalam beberapa karung tersebut," jelas Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sabana A Martosumito pada Jumat (25/2/2022) dalam rilis media.

Baca juga: Tangkap 14 Budak Narkoba Sejak Januari-Februari, Hari Ini Sabu dan Ekstasi Dimusnahkan

Baca juga: Narkoba Kalsel - Penggeledahan Polres Banjarbaru di Kontrakan Lelaki ini Temukan 2,60 Gram Sabu

Baca juga: Sadar Dibuntuti Polisi, Pengedar Narkoba di Tabalong Kalsel Ini Buang Sabu Lalu Kabur

Pria itu ditangkap pertama kali lantaran akan bertransaksi.

Gelagat mencurigakan AT pun menarik perhatian polisi yang menyamar hingga akhirnya penangkapan pun dilakukan. 

Polisi mengembangkan penyelidikan hingga akhirnya ruko milik orangtua AT yang masih berada di kawasan tempat tinggalnya digeledah. 

Di sana lah polisi menemukan sejumlah barang bukti dan membuatnya tak berkutik lagi. 

"Dari pengakuan pelaku, dia dapat barang haram tersebut dari seorang pria berinisial A yang masih kami buru," jelas Kombes Sabana. 

Dengan total berat hampir satu kilogram sabu-sabu ini, AT meraup keuntungan sebesar Rp 200 juta hanya sebagai seorang pengedar di kota Banjarmasin. AT juga mengaku bahwa dirinya sudah dua kali terjerat kasus yang sama. 

Ia lantas dijerat dengan Pasal 114 juncto Pasal 112 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup atau mati.

Baca juga: Tiga Pria Budak Narkoba Sabu Diringkus Anggota Polres Tanbu Kalsel

Kapolresta juga mengapresiasi tindakan masyarakat yang melaporkan adanya transaksi barang haram di kawasan mereka. 

"Jangan takut untuk melapor, identitas pelapor pasti aman, kami jamin itu, dan ini adalah bukti peran serta masyarakat dalam upaya pemberantasan narkoba," tutup Kapolresta. 

(Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved