Berita Banjarmasin

Stok Vaksin Kedaluwarsa di Dinkes Banjarmasin Tersisa 50 Dosis, Ibnu Sina : Kemungkinan Dimusnahkan

Stok vaksin Astrazaneca yang ada di Dinkes Banjarmasin saat ini tersisa hanya 50 dosis saja

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/frans rumbon
Dinkes Banjarmasin menggelar vaksinasi booster di Balai Kota. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Berdasarkan temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Selatan (Kalsel) sebanyak 132.760 dosis vaksin Covid-19 akan memasuki kedaluwarsa pada Senin (28/2/2022).

Dan dari total 132.760 dosis tersebut belasan ribu di antaranya atau sekitar 14.340 dosis adalah stok vaksin Covid-19 khususnya berjenis Astrazaneca yang ada di Banjarmasin.

Data ini sendiri diambil sekitar empat hari sebelum memasuki tanggal kedaluwarsa.

Lantas berapa banyak stok vaksin Astrazaneca di Banjarmasin yang sudah habis masa kedaluwarsanya tersebut ?

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, dr Hj Bandiyah Ma'rifah menerangkan vaksin yang kedaluwarsa ini hanya puluhan dosis saja.

Baca juga: Vaksin Kedaluwarsa di HST  620 Dosis, Dinkes Menunggu Arahan Pemprov Kalsel

Baca juga: Tak Ada Vaksin yang Kedaluwarsa di Kabupaten Tanbu, Kadinkes Setia Budi Sebut Aman

"Kalau stok vaksin Astrazaneca yang ada di Dinkes hanya 50 dosis saja. Selebihnya ada di fasilitas layanan kesehatan (fasyenkes) di luar Dinkes," ujarnya, Selasa (1/3/2022) sore.

Meskipun ada puluhan dosis vaksin yang kedaluwarsa, namun dr Bandiyah menerangkan Dinkes Banjarmasin masih memiliki stok vaksin.

"Untuk saat ini Pfizer tersedia di puskesmas-puskesmas, baik itu untuk dosis pertama, kedua dan booster. Kemudian ada juga Sinovac untuk anak usian 6-11 tahun. Dan informasinya dari provinsi akan segera dipasok lagi," katanya.

Berdasarkan data yang dirilis Dinkes Banjarmasin per tanggal 28 Februari 2022, untuk Pfizer tersisa sebanyak 37 vial dan Sinovac 488 vial.

Baca juga: Tidak Ada Vaksin Kedaluwarsa di Tapin, Dinkes Sebut : Semua Habis Terpakai dan Saat Ini Stok Kosong

Sementara itu Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina menerangkan vaksin yang memasuki kedaluwarsa tersebut tidak akan digunakan.

"Karena tidak bisa digunakan, jadi kemungkinan akan dimusnahkan," pungkasnya.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved