Berita Tapin

Vaksin Sinovac di Tapin Tersisa 838 Dosis. Bupati dan Kadinkes Tapin Datangi Kementerian Kesehatan

Bupati Tapin, HM Arifin Arpan didampingi Kadinkes, Alfian Yusuf ke Kementerian Kesehatan RI menyampaikan kebutuhan vaksin sinovac

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Hari Widodo
Humas Pemkab Tapin untuk Bpost
Bupati Tapin, HM Arifin Arpan dan Kadinkes Tapin, Alfian Yusuf saat bertemu Kementerian Kesehatan RI, Rabu (2/3/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Tingginya permintaan vaksin covid-19 khususnya vaksin jenis Sinovac oleh masyarakat jadi perhatian Pemerintah Kabupaten Tapin.

Menanggapi hal itu, Bupati Tapin, HM Arifin Arpan didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Alfian Yusuf langsung bertemu Dirjen pencegahan dan pengendalian penyakit, Kementerian Kesehatan RI.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tapin HM Arifin Arpan bersama Kepala Dinas Kesehatan Tapin, Alfian Yusuf meminta agar pendistribusian vaksin jenis sinovac untuk Kabupaten Tapin di percepat khusus untuk lansia dan anak-anak.

"Kebutuhan vaksin jenis sinovac di Kabupaten Tapin cukup tinggi, karena masyarakat dari awal lebih mengenal sinovac daripada jenis vaksin lainnya," jelas Bupati, , Rabu, (02/03/2022).

Baca juga: Kapolres AKBP Ernesto Seisar Sebut Jalan Rusak dan Kurangnya Penerangan Picu Kecelakaan di Tapin

Baca juga: Pemilik Rumah Makan Siap Saji di Kabupaten Tapin Keluhkan Harga LPG Naik Terus

Baca juga: Layanan SIM dan STNK Disertai Kartu BPJS, Satlantas Polres Tapin Tunggu Informasi Korlantas

Arifin mengatakan berdasarkan data total capain vaksinasi di Kabupaten Tapin hingga saat ini untuk vaksin satu totalnya 128.749 atau 87,72 persen, vaksin dosis kedua jumlahnya 69. 753 atau 47,52 persen sedangkan untuk vaksin dosis tiga baru mencapai 6.591 atau 4,49 persen.

"Sehingga kebutuhan vaksin  bagi remaja, lansia, masyarakat umum dan petugas publik sebanyak 37.826 dosis dan untuk anak - anak membutuhkan 8.402 dosis sehingga total yang dibutuhkan sebanyak 46.228 dosis," lanjutnya.

Ia berharap kementrian kesehatan Republik Indonesia melalui Dirjen pencegahan dan pengendalian penyakit agar pendistribusian vaksin khususnya jenis sinovac ke Kabupaten Tapin dapat di percepat dengan dosis yang cukup sesuai kebutuhan di Kabupaten Tapin. (Banjarmasin post.co.id/Stanislaus sene)
 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved