Purun Bahan Anyaman Khas Kalsel
Purun Bahan Anyaman Khas Kalsel, Biasa Ditemukan di Rawa
Biasanya tanaman yang masuk dalam famili Cyperaceae ini tumbuh di sekitaran paya, aliran sungai kecil yang tenang, atau rawa-rawa secara bergerombol.
Penulis: Danti Ayu Sekarini | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID - Purun merupakan salah satu jenis rumput yang tergolong dalam suku teki - tekian.
Biasanya tanaman yang masuk dalam famili Cyperaceae ini tumbuh di sekitaran paya, aliran sungai kecil yang tenang, atau rawa-rawa secara bergerombol.
Adapun cirinya adalah memiliki bentuk batang yang ramping dengan warna hijau atau kuning kecokelatan.
Panjangnya sekitar 40 sampai 150 cm dengan diameter 2 sampai 5 mm.
Baca juga: Sesuaikan Permintaan, Pengrajin Purun di Tapin Produksi Tas Selempang Lima Unit Perhari
Baca juga: Terus Berinovasi di Tengah Pandemi, Pengrajin Purun Kenalkan Anyaman Khas Tapin Kepada Anak-anak
Tidak berdaun dan batangnya tidak sekeras tanaman bambu atau rotan.
Setiap tumbuhan purun ditumbuhi satu buah pada bagian ujungnya dengan bentuk tumbuh menyamping berwarna cokelat.
Purun danau menyebar luas mulai dari Madagaskar, Srilangka, Indocina, Cina Selatan, Thailand, Kawasan Malesia, hingga pesisir Australia utara dan timur, Kaledonia Baru, hingga Fiji. Di Indonesia didapati di Sumatra, Bangka, Kalimantan, Sulawesi (Danau Towuti), Maluku (Sula, Taliabu, Buru), dan Nugini.
(Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pengrajin-purun3.jpg)