Berita Tapin

Pemerintah Kabupaten Tapin Siapkan Strategi Khusus Food Estate Sambut IKN Nusantara

Dinas Pertanian Kabupaten Tapin siapkan peningkatan kedelai, jagung, cabai, peternakan, perikanan terkait peningkatan penduduk di IKN Nusantara.

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/STANISLAUS SENE
Kelompok Tani Sungai Karangan panen padi di persawahan Desa Timbaan, Kecamatan Tapin Selatan. Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (25/2/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Pemerintah Kabupaten Tapin mulai menyusun langkah strategis untuk menunjang Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Strategi yang sedang dirancang Pemkab Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel), di sektor pertanian.

"Dinas Pertanian ada program dari pemerintah pusat yang harus masuk ke RPJMD, dan targetnya masuk ke prioritas daerah untuk menunjang IKN," ujar Sekda Tapin, H Masyraniansyah, Kamis (10/3/2022).

Dikatakan, food estate merupakan program jangka panjang pemerintah Indonesia untuk menjaga ketahanan pangan dalam negeri.

"Kami siapkan mencakup holtikultura tanaman pangan, perkebunan hingga peternakan dalam kawasan tertentu," lanjutnya.

Baca juga: Update Covid-19 Tapin: Sembilan Pasien dalam Perawatan di RSUD Datu Sangggul

Baca juga: Tersangka Arisan Online Hamil 2 Bulan, Polresta Banjarmasin Usut Aset dan Gali Keterangan Keluarga

Program ini dilakukan atas kerja sama Kementerian Pertanian dengan pemerintah daerah di beberapa kabupaten di Indonesia. Salah satunya adalah Kabupaten Tapin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tapin, Wagimin menjelaskan, program itu menyerap beberapa konsep food estate pemerintah pusat. 

"Tidak hanya padi. Ada juga yang kami kembangkan, yaitu kedelai, jagung, cabai, peternakan, perikanan," rincinya. 

Program food estate merupakan keselarasan dengan rencana Pemkab Tapin untuk membangun BUMD yang nantinya akan menyerap hasil komiditas pangan yang ditanam petani. 

"Ada BUMD yang mengambil peran sebagai industri hilir, mulai dari pengolahan hingga pemasaran," ujarnya.

Baca juga: Kejari Tapin Lakukan Penyelidikan Dugaan Korupsi, Libatkan Oknum Pegawai BUMN di Tapin

Baca juga: Dugaan Korupsi pada Bank di Kabupaten Batola, Kejati Kalsel Panggil Pihak Dispencapil

Ia menyebut jarak Kabupaten Tapin dengan lokasi IKN Nusantara berkisar 412 kilometer, perjalanan darat kurang lebih 9,5 jam. 

"Jarak itu relatif dekat, bisa meminimalisasi biaya produksi. Bahkan data dari Bappenas, pada 2024, diperkirakan akan datang 205.000 jiwa ke wilayah IKN Nusantara tersebut," pungkasnya. 

(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sene)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved