Lifestyle

Tertarik Seni Tari Sejak Kecil, Mahasiswi Tabalong Ini Piawai Melatih dan Ciptakan Konsep Menari

Elsa Ruari, Mahasiswi Tabalong ini tak hanya piawai menari. Namun, ia juga bisa melatih dan membuat konsep menari

Penulis: Dony Usman | Editor: Hari Widodo
Istimewa
Elsa Ruari, mahasiswi Tabalong yang piawai menari. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Menyukai tarian sejak masih kecil, membuat Elsa Ruari, yang sekarang tercatat sebagai mahasiswi semester 4 di STIA Tabalong ini tak hanya piawai dalam menari.

Gadis Dayak Ma'anyan Desa Warukin Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ini juga mampu melatih dan menciptakan sendiri konsep tarian.

Seperti saat berpartipasi di Festival Dayak Ma'anyan Warukin, melalui enam anak sekolah dasar yang membawakan tarian balogo hasil karyanya.

Menurut gadis kelahiran Tabalong 23 Mei 2000 ini, kesukaan terhadap seni tari berawal dari seringnya melihat  pertunjukan tari saat perkawinan masyarakat Dayak Ma'anyan.

Baca juga: Maknai Ultah, Penari Cilik Sanggar Galuh Pelaihari Menari di Pantai hingga Blusukan ke Kota Dodol

Baca juga: Putri Kelana Merasa Excited Tampil Menari di Pinggir Pantai

Baca juga: Menopeng, Tarian Banjar Bernuansa Mistis, Ada yang Bisa Menari karena Kesurupan

"Saat itu melihat kalau jadi penari itu perhatian orang tertuju ke kita," katanya.

Dari situlah kemudian ikut masuk dalam sanggar yang ada di desanya hingga akhirnya benar-benar menyukai dan lebih mendalami.

Kemudian di tahun 2018, Elsa mendapat kepercayaan untuk melatih tari dan sejak saat itulah mulai bisa membuat konsep tarian sendiri.

"Inspirasinya terkadang muncul secara tiba-tiba, bisa saja pas lagi duduk santai muncul, lalu jadi ide," ucapnya.(banjarmasinpost.co.id/donyusman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved