Kriminalitas Banjarbaru

Dugaan Pencabulan di Banjarbaru, Kadis Perdagangan Basid Sebut Oknum Mengelak Mengaku

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Banjarbaru, Drs Abdul Basid, sebut oknum AS saat pertemuan tak mengakui mecabuli siswi magang.

Penulis: Siti Bulkis | Editor: Alpri Widianjono
WARTAKOTA
ILUSTRASI Kasus pencabulan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kasus dugaan pencabulan yang diduga dilakukan oleh oknum pegawai kontrak atau tenaga PTT, AS (38), terhadap anak dibawah umur, masih terus bergulir. 

Terbaru diketahui dari keterangan Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Banjarbaru, Drs Abdul Basid, AS diketahui sudah bekerja sebagai tenaga PTT sejak 2005. 

"Sebelum memasuki ranah hukum, Kamis (10/02/2022), sempat ada pertemuan antara pihak Disdag, Guru Sekolah Korban dan yang bersangkutan," kata Basid, Sabtu (12/03/2022). 

Yang bersangkutan (Tenaga PTT), kata Basid, dalam pertemuan membicarakan perihal tersebut mengelak atau tidak mengakui perbuatannya. 

"Saat itu, saya baru mengetahui informasi perihal ini, Jumat (11/02/2022). Sebab, seminggu sebelumnya tidak masuk kerja karena dalam kondisi tidak sehat," ceritanya.

Baca juga: Oknum Pegawai Kontrak Dinas Perdagangan Banjarbaru Kalsel Diduga Cabuli Peserta Magang

Baca juga: Truk Tabrak Rumah Warga di Jalan Gerilya Tanjung Pagar Kota Banjarmasin

Setelah pertemuan tersebut, dirinya meminta kepada tim internal kepegawaian Disdag untuk kembali mendalami masalah ini. 

Mereka kembali menanyakan dan meminta keterangan AS. Namun, tetap saja hasilnya sama AS mengelak mengakui perbuatannya. 

Bahkan, pihaknya sempat mensyarakan untuk menemui keluarga korban yang diketahui anak magang berusia 16 tahun. Tetapi, AS tidak melaksanakannya. 

Lebih lanjut, sejak bekerja sebagai tenaga PTT di Disdag Kota Banjarbaru. Basid mengaku secara pribadi kurang mendalami terhadap yang bersangkutan. 

Akan tetapi, dalam hubungan pekerjaan selama ini baik-baik saja. Sebab, sudah lama bekerja sehingga memahami pekerjaan.

Baca juga: Polres Banjarbaru Raih Predikat A Pelayanan Prima 2021 oleh Kemenpan RB

Baca juga: Pernikahan Yuli dan Teddy, Dua Pendiri Media di Kalsel Resmi Jadi Besan

Disinggung mengenai upaya pencegahan agar kasus tidak terulang, dikatakanya, hal ini menjadi bahan evaluasi.

"Disdag selama ini cukup banyak menerima tenaga magang, baik setingkat SLTA maupun Perguruan Tinggi dan tidak pernah terjadi kejadian seperti ini. Tentu dengan adanya masalah ini menjadi catatan  untuk mengevaluasi pola pengawasan dan  pembinaannya," tegasnya. 

Seperti sebelumnya, pihaknya masih menunggu perkembangan proses di Polres Banjarbaru

Sebelumnya, berdasarkan paparan Kasatreskrim Polres Banjarbaru, AKP Endris Ary Dinindra, melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Aipda Lujeng Wiyono, peristiwa terjadi Senin (24/03/2022).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved