Ikan Haruan Dicari Para Pemancing
Banyak Manfaat Ikan Haruan Hingga Diburu Pemancing di Kalimantan Selatan
Ikan gabus atau ikan haruan miliki nilai ekonomi yang terus meningkat di Kalimantan Selatan (Kalsel) karena rasanya enak dan tersedia sepanjang tahun.
Penulis: Man Hidayat | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Mengonsumsi ikan secara rutin, tentu dapat menjadi salah satu cara memenuhi keperluan asupan protein setiap hari, baik itu ikan laut ataupun air tawar.
Nah, Ikan gabus atau Ikan Haruan menjadi salah satu spesies ikan air tawar yang umum ditemukan di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, khususnya di Provinsi Kalimantan Selatan. Tak terkecuali di kabupaten tanah bumbu (Tanbu).
Ikan gabus dengan nama latin Channa striata tergolong sebagai ikan predator buas yang memangsa serangga dan hewan air kecil pada habitat aslinya.
Ikan gabus atau Ikan Haruan, memiliki berbagai sebutan yang berbeda di beberapa daerah.
Baca juga: Kabur Bawa Uang Arisan, Perempuan Tanbu Kalsel Ini Ditangkap di Cilacap Jawa Tengah
Baca juga: Isu Mogok, 3 Kapal Pengangkut Kontainer Dijadwalkan Bongkar Muat di TPK Banjarmasin Hari Ini
Misalnya di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Jawa Timur, ikan gabus dikenal dengan sebutan kutuk. Sedangkan di antara Suku Betawi, ikan gabus dikenal dengan nama kocolan.
Kemudian, beberapa daerah lainnya mengenal ikan gabus dengan sebutan kabos, bocek, aruan, haruan, dan lain sebagainya.
Ikan gabus merupakan ikan air tawar liar yang dibudidaya di sungai dan waduk menggunakan karamba.
Peningkatan keperluan ikan gabus atau Ikan Haruan tersebut akan turut memengaruhi ketersediaan stok di perairan umum.
Baca juga: Perkelahian di Jalan Gerilya Banjarmasin Viral di IG, Seseorang Terluka Kena Tebas Parang Temannya
Baca juga: Dua Rumah Ludes Terbakar, Kapolsek Piani Sampaikan Kronologis Kebakaran di Desa Miawa Tapin Kalsel
Ikan air tawar ini memiliki nilai ekonomi yang terus meningkat karena rasanya enak dan ketersediaannya sepanjang tahun.
Ikan Haruan ini dengan daging tebalnya, kerap diolah sebagai bahan pembuatan kerupuk, pempek, ikan asin, dan ikan asapan hingga jadi obat.
Tak heran, banyak pemancing yang berburu ikan haruan di Provinsi Kalsel.
(Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pemancing-dapat-ikan-haruan-di-kabupaten-tanah-bumbu-tanbu-provinsi-kalsel-13022022.jpg)