Lokal Bercerita

Jadi Destinasi Wisata Andalan Kalsel, Warga Dewi Tilam Perlu Bikin Cinderamata Khas Matang Kaladan

Matang Kaladan kini menjadi wisata andalan Kalsel, Putri Pariwisata Kalsel menilai masyarakat perlu membikin cindera mata khas Matang Kaladan

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
Kolase BPost
Winda Juniar, Puteri Pariwisata Kalsel. (Kanan) pemandanngan dari puncak Bukit Matang Kaladan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pesona wisata Matang Kaladan, di Desa Wisata Tiwingan Lama (Dewi Tilam), Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel)  yang tak kalah dari Raja Ampat di Papua, merupakan suatu destinasi wisata yang tak boleh dilewatkan.

Aksesibilitas yang sudah mumpuni semakin memudahkan wisatawan untuk berkunjung di sana.

Demikian dituturkan Winda Juniar, Puteri Pariwisata Kalimantan Selatan 2021. Berikut ini laporan Banjarmasin Post melalui liputan khusus Lokal Bercerita, Aku Lokal Aku Bangga menyambut 11 Tahun Tribunnews.com.

Menurut Winda, masyarakat di Kalsel pun bisa menjadikan Matang Kaladan ini sebagai tujuan wisata yang diagendakan.

Baca juga: Serunya Pengalaman Tukang Ojek Wisata Matang Kaladan Kalsel, Hakim Pernah Bonceng Bule Belanda

Baca juga: Dikenal dengan Raja Ampatnya Kalsel, Wisata Matang Kaladan Masuk dalam TOP 15 Wisata Prioritas

Baca juga: Terinspirasi Matang Kaladan, Wisata Baru Alimpung Island Hadir di Tiwingan Lama Kalsel

Safety atau keamanan pengunjung di lokasi wisata ini juga telah menjadi perhatian utama pihak pengelola.

Salah satunya ditandai dengan menyiapkan tali untuk memudahkan wisatawan yang ingin mendaki, dan untuk memastikan tetap aman ketika berwisata.

Keindahan yang memukau akan dapat dilihat ketika mencapai puncak Matang Kaladan.

Wisatawan bisa melihat bukit-bukit hijau dan pemandangan indah dari waduk Riam Kanan yang membendung delapan sungai dari Pegunungan Meratus.

“Terdapat banyak spot foto dan tempat beristirahat agar para pengunjung dapat bersantai sembari menikmati pemandangan yang indah,”ujarnya.

Matang Kaladan juga merupakan salah satu destinasi wisata andalan Kalimantan Selatan yang harus dijaga keindahannya.

“Tidak lupa pula untuk kita selalu meningkatkan kebersihan di daerah wisata agar pengunjung selalu betah ketika berwisata,” tambahnya.

Saat ini wisata Matang Kaladan sudah progresif dalam hal pembenahannya, hanya saja kurangnya variasi atau atraksi seperti tampilan seni khas Kalsel yang bisa diadakan tiap bulan untuk menarik wisatawan.

Baca juga: Bangkitnya Wisata Matang Kaladan, Raja Ampatnya Kalsel

Bisa juga, diadakan sebuah event yang mengundang masyarakat yang secara tidak langsung dapat mengenalkan keindahan wisata Matang Kaladan.

Winda juga mengusulkan adanya cinderamata khas yang bisa dibawa maupun kerajinan yang mencerminkan Matang Kaladan, sehingga wisatawan dapat mengenang ketika pergi ke sana. Hal ini sekaligus meningkatkan
pendapatan dan produktivitas warga lokal. (Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved