Lokal Bercerita

Jadi Sumber PAD Kota Banjarbaru, Kerajinan Purun Dapat Perhatian Khusus

Kerajinan purun menjadi sektor penting yang harus dikembangkan serta dibina agar mampu memberikan kontribusi besar bagi Kota Banjarbaru

Penulis: Siti Bulkis | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/aya sugianto
Koleksi anyaman purun di Galeri Al Firdaus di Kampung Purun, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Senin (13/3). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin, mengakui sektor UMKM seperti kerajinan purun menjadi sektor penting yang harus dikembangkan serta dibina agar nantinya
mampu memberikan kontribusi besar bagi Kota Banjarbaru.

Sebab berbeda dengan daerah lain yang dimanjakan dengan kekayaan alam melimpah dan hasil tambang serta perkebunan besar, Kota Banjarbaru tidak punya.

Pertumbuhan UMKM Banjarbaru pun tergolong cepat.

Per 2021, di Kota Banjarbaru tercatat ada 3.400 UMKM.

Naik drastis dari tahun 2020 yang berjumlah 1.300 UMKM. Pihaknya pun terus berupaya memberikan dukungan
dan bantuan.

Dalam hal promosi misalnya, saat ini ada Dekranasda Creative Hub di Mess L Banjarbaru.

"Di sana para UMKM yang lulus kurasi dapat memamerkan produknya secara gratis," jelasnya.

Disebutkan pula bahwa saat ini Ketua Dekranasda Kota Banjarbaru, Vivi Mar'i Zubedi tengah berada di acara Gekraf di Paris dengan membawa produk UMKM Banjarbaru, salah satunya anyaman purun.

Untuk membantu promosi produk UMKM Banjarbaru di luar negeri ini, pihaknya juga bekerja sama melalui CSR dan melalui pendampingan perusahaan-perusahaan yang ada di Banjarbaru.

Pemko Banjarbaru juga memberikan bantuan sertifikasi halal sampai izin BPOM.

Dari tahun lalu ada sekitar 15 UMKM yang sudah dibantu.

Lalu mulai tahun 2022 ini, ada program RT Mandiri.

Pemerintah memberikan bantuan Rp 75 juta untuk permodalan UMKM di lingkungan RT tersebut.

Guna membantu eksistensi kerajinan purun, Aditya juga sudah memberikan instruksi khusus Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Banjarbaru untuk membuat demplot percontohan budidaya purun di
lahan seluas 1,5 Hektare (ha) di Kecamatan Liang Anggang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved