Berita Batola

Manfaatkan Kolam Sekolah, Pemancingan Dibuka di SMPN 1 Mandastana Kabupaten Barito Kuala

Para pemancing mencoba spot kolam nila di SMPN 1 MAndastana, Desa Tabing Rimbah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalsel.

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD TABRI
Suasana di Kolam Pemancingan SMPN 1 Mandastana, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (19/3/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Maksimalkan potensi alam di lingkungan sekolah, SMPN 1 Mandastana resmikan kolam pemancingan ikan, Sabtu (19/3/2022) sore. 

Peresmian dihadiri para pemancing yang langsung mencoba spot kolam nila ini di Desa Tabing Rimbah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Disampaikan Marhaini, Kepala SMPN 1 Mandastana, kolam pemancingan berukuran kurang lebih 30 × 30 m persegi ini sebelumnya juga digunakan sebagai media pembelajaran siswanya.

"Jadi sekarang tidak hanya sebagai media pembelajaran siswa secara langsung, tapi sebagai wahana rekreasi warga yang ingin mencoba spot pemancingan ini," beber Marhaini.

Baca juga: Giat di Kawasan Bawah Jembatan Barito, Satpol PP Batola Temukan Bungkus Kondom dan Alas Plastik

Baca juga: UPDATE Covid-19 Kalsel: 54 Pasien Sembuh, Positif 16 Orang, Suspek 108

Ia menambahkan, berjalannya kolam pemancingan tersebut juga menjadi peluang usaha yang bisa digeluti siswa diwaktu yang akan datang. 

Sementara itu, spot pemancingan ini akan terus dibuka setiap dua hari dalam sepekan. Yakni Sabtu dari pukul 14.00 hingga pukul 17.00 dan pada hari Minggu dari pagi hingga sore hari. 

Dibukanya kolam pemancingan ini disambut angler di Kabupaten Batola. Hal tersebut terlihat saat pembukaan digelar, puluhan pemancing memadati lapak sisi kolam. 

Disebutkan Amin, pemancing asal Mandastana Kabupaten Batola, dirinya senang dengan dibukanya pemancingan ini. Para pemancing yang ingin menikmati suasana santai beserta keluarga bisa datang ke sini.

Baca juga: Guru Honorer Lulus PPPK Tak Kunjung Terima SK, Ini Tanggapan Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin

Baca juga: Sebanyak 1.181 Guru PPPK Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Belum Dapat SK

"Ya, kalau bisa nantinya bukan hanya satu kolam, tapi ditambah lagi untuk pemancingan," ujarnya. 

Sebagaimana kolam pemancingan pada umumnya, di Kolam pemancingan SMPN 1 Mandastana ini juga dikenakan tarif retribusi. Yakni untuk ikan hasil tangkapan dihargai Rp 40 ribu per kilo.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved