PT PLN Persero UIW KSKT

Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN Bangun SPKLU Pertama di Kalimantan Tengah

Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dibangun di depan Kantor PLN UP3 Palangkaraya, Jalan A Yani No.01, Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

PT PLN (PERSERO) UIW KSKT
PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UIW Kalselteng) sediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kota Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kesungguhan PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UIW Kalselteng) dalam mendorong kemajuan ekosistem Kendaraan listrik di Provinsi Kalimantan Tengah, bukan hanya angan-angan semata.

Kali ini, PLN kembali membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum ( SPKLU) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng).

GM PLN UIW Kalselteng Tonny Bellamy, menyampaikan, komitmen PLN dalam mendukung peningkatan penggunaan kendaraan listrik di Kalimantan Selatan maupun Kalimantan Tengah adalah dengan menyediakan sarana pendukung ekosistem Kendaraan listrik, yaitu SPKLU.

"Sesuai dengan instruksi dari Bapak Dirut PLN, kami terus berupaya dalam menyediakan ekosistem kendaraan listrik seperti SPKLU agar pengguna kendaraan listrik dapat dengan mudah melakukan pengisian daya baterai kendaraan listrik, dan dalam waktu dekat ini akan ada SPKLU selanjutnya yaitu di ibu kota Kalimantan Tengah Palangkaraya," ucap Tonny, Minggu (20/3/2022).

Dia juga menyampaikan bahwa SPKLU ini nantinya akan menjadi yang pertama di Provinsi Kalimantan Tengah dengan fitur fast charging dengan kapasitas daya pengisian 50 kilo Volt. Sehingga, pemilik Kendaraan listrik hanya memerlukan waktu kurang lebih 1 jam untuk pengisian baterai kendaraan listrik dari 0 persen sampai dengan 100 persen.

Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) minggu 20032022
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Palangka Raya (UP3 Palangka Raya), Presly Silaen, mengungkapkan, bahwa pembangunan Infrastruktur SPKLU di Palangka Raya sudah memasuki tahap akhir.

"Saat ini progress pembangunan infrastruktur SPKLU di Palangka Raya sudah memasuki tahap akhir, yaitu pemasangan mesin SPKLU, dan diharapkan tidak lama lagi SPKLU ini dapat digunakan oleh semua masyarakat," ucap Presly.

Fasilitas SPKLU dengan fitur fast charging dibangun tepat di depan Kantor PLN UP3 Palangkaraya, yakni Jalan A Yani No. 01, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Nantinya, dapat digunakan oleh semua masyarakat yang memiki kendaraan listrik berbasis baterai.

Bagi pelanggan yang hendak melakukan pengisian daya baterai Kendaraan listrik di SPKLU PLN, dapat menggunakannya melalui bantuan aplikasi Charge.IN, yaitu aplikasi yang memudahkan dalam mencari SPKLU PLN dan memudahkan dalam pengisian daya (charging) baterai Kendaraan listrik.

Aplikasi tersebut dapat diunduh di aplikasi Playstore bagi Android dan Appstore bagi pengguna IOS, adapun cara penggunaannya adalah sebagai berikut :

1. Download Aplikasi Charge.IN
2. Registrasi Akun
3. Aktivasi akun Link Aja
4. Colokkan Charging Port SPKLU pada Kendaraan Listrik
4. Pilih Menu Charging untuk melakukan scan barcode pada mesin SPKLU
5. Masukan nominal kWh yang hendak di salurkan ke mobil listrik
6. selesaikan pembayaran melalui linkAja
7. Mesin SPKLU otomatis akan mengisi daya mobil listrik

Diharapkan dengan segera hadirnya SPKLU ini semakin melengkapi ekosistem kendaraan listrik, dan menjadi wujud komitmen PLN dalam upaya mendukung peningkatan penggunaan kendaraan listrik.

Sebelumnya, PLN telah meresmikan SPKLU terbesar di Kalimantan Selatan yang berada di Kota Banjarbaru dan telah memasang 80 unit Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) tersebar di Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah untuk memudahkan kegiatan masyarakat di ruang terbuka publik, yaitu untuk pengisian gawai, usaha kaki lima, sampai melakukan pengisian daya kendaraan listrik.

GM PLN UIW Kalselteng Tonny Bellamy berharap dengan semakin banyaknya ekosistem Kendaraan listrik di Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah menjadi daya tarik masyakarat untuk segera beralih menggunakan kendaraan listrik yang sudah dibuktikan hemat dalam operasional maupun perawatannya, serta ramah bagi lingkungan. (AOL/*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved