Berita HST

SMK Muda Kreatif Kota Barabai Punya Bengkel Otomotif, Pasarkan Produk di Wilayah Kalselteng

Siswa SMK Muda Kreatif di Kota Barabai Kabupaten HST, mencapai ratusan dan banyak yang mampu hasilkan produk dipasarkan di wilayah Kalsel dan Kalteng.

Penulis: Hanani | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/HANANI
Siswa sedang praktik di sekolahnya, yakni SMK Muda Kreatif Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (23/3/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Bersekolah di SMK Muda Kreatif (SMKMK) kini menjadi salah satu alternatif pilihan para siswa di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Sekolah ini terletak di Jalan Surapati, Desa Banua Jingah, Barabai, Kabupaten HST, memiliki dua jurusan, yaitu Teknik Mesin dan Teknik Otomotif.

Kepala SMKMK Arbiyanti, kepada Banjarmasinpost.co.id, Rabu (23/3/2022), menjelaskan, dengan jumlah siswa 168 orang, semua disiapkan sebagai anak muda kreatif yang punya skill (keahlian) di bidang permesinan maupun otomotif.

Hal tersebut didukung sarana dan prasarana yang dimilki, yaitu berupa dua ruang praktek dengan peralatan cukup lengkap, yaitu Bengkel Teknik Mesin dan Bengkel Teknik Otomotif.

Namun, sebelum memilih jurusan tersebut, saat dikelas IX para siswa terlebih dahulu diberikan pelajaran dasar teknik memotong besi. Kemudian, cara menyambung dengan las hingga membuat produk

Baca juga: Habiskan Rp 1,9 Miliar, Irigasi Tersier Cukan Lipai Kabupaten HST Siap Difungsikan

Baca juga: Empat Proyek di Kalsel Gagal Dilaksanakan karena Pemda Tidak Manfaatkan Skema KPBU

Baca juga: Ajukan Judicial Review, Wali Kota Banjarmasin Berharap Dukungan DPRD Terkait UU Provinsi Kalsel

Menurut Arbiyanti, sejak berdiri 2004, sekolah di bawah naungan Yayasan Muda Kreatif tersebut sudah menghasilkan lulusan yang bisa bersaing di dunia kerja.

“Ada yang direkrut perusahaan-perusahaan yang membutuhkan ahli mesin, kerja di bengkel-bengkel dealer sepeda motor maupun mobil. Ada pula yang sudah memiliki usaha mandiri. Kalau yang meneruskan kuliah biasanya ke Poliban Banjarmasin,” katanya.

Ditambahkan, untuk kegiatan praktik, jadwalnya Senin hingga Kamis, setelah diberikan pelajaran teori.

Sekolah ini juga menerapkan full day scholl, yaitu belajar dari Senin Sampai Jumat. Sedangkan Sabtu diisi ekstra kurikuler.

Kini, para siswa SMK Muda Kreatif tersebut sudah bisa membuat produk yang hasilnya sudah bisa dipasarkan, yaaitu kontiner boks, meja dan kursi untuk kafe, hiasan dekoratif dinding dan kanopi. Wilayah pemasaran, Kalsel dan Kalteng.

Baca juga: Kepala Polres HST Pantau Harga dan Stok Bahan Pokok di Pasar Keramat Kota Barabai

Baca juga: Jaksa KPK: Berkas Perkara Dugaan Korupsi Bupati HSU Nonaktif Abdul Wahid Akan Dilimpahkan

Baca juga: Jaksa KPK Pertimbangkan Maliki Jadi Justice Collaborator di Kasus Korupsi Kabupaten HSU Kalsel

“Produk aak-anak kami sudah banyak dibeli masyarakat, setelah kami pasarkan melalui Instagram dan Lazada,” kata Kepsek.

Sedangkan untuk siswa Teknik Otomotif, juga bisa melayani servis dan perbaikan sepeda motor maupun mobil di bengkel sekolah.  "Kami sudah memiliki alat balancing dan untuk servis oli, bantuan pemerintah pusat,” kata Arbiyanti.

Sementara itu, menurut M Rifki, salah satu siswa kelas XI, belajar teknik otomotif sangat mengasyikkan.

Tantangannya adalah mempelajari dan menghapal detail alat-alatnya. “Tapi karena gurunya sabar dan komunikatif, jadi belajarnya dibikin hepi saja,” ceplos remaja tersebut.

(Banjarmasinpost.co.id/Hanani)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved