Berita Banjarmasin

Cegah Terjadi Penyimpangan dan Kerugian Negara, BPJN Kalsel Gandeng Kejati Kalsel

BPJN Kalsel yang menggandeng Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan melalui perjanjian kerjasama (MoU)

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Hari Widodo
Penkum Kejati Kalsel
(kiri) Kajati Kalsel, Mukri dan Kepala BPJN Kalsel, Syauqi Kamal menandatangani kerjasama antara Kejati Kalsel dan BPJN Kalsel di Banjarmasin, (30/3/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Fungsi Kejaksaan dalam pencegahan terjadinya penyimpangan kebijakan maupun penggunaan anggaran yang berpotensi merugikan negara di daerah semakin optimal dengan makin banyaknya lembaga maupun instansi yang menjalin kerjasama. 

Kali ini giliran Balai Pelaksana Jalan Nasional Kalimantan Selatan (BPJN Kalsel) yang menggandeng Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan melalui perjanjian kerjasama (MoU). 

"MoU diteken oleh Kajati Kalsel, Bapak Mukri dan Kepala BPJN Kalsel, Bapak Syauqi Kamal," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Kalsel, Romadu Novelino, Rabu (30/3/2022). 

MoU ditandatangani keduanya di Aula Anjung Papadaan Gedung Kantor Kejati Kalsel, Jalan DI Pandjaitan Kota Banjarmasin, Provinsi Kalsel. 

Baca juga: Antisipasi Penyimpangan Anggaran, Kanwil Kemenag Kalsel Gandeng Kejati Kalsel

Baca juga: Dugaan Korupsi Bank BUMN di Batola, Kejati Kalsel Tetapkan 1 Tersangka Inisial MI

Tak cuma sebagai upaya preventif terhadap risiko penyimpangan, kerjasama kedua pihak kata Novel juga mencakup terkait penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara baik melalui atau di luar pengadilan. 

Kerjasama dapat ditindaklanjuti dengan pengajuan surat kuasa khusus dari BPJN Kalsel kepada Kejati Kalsel untuk mewakili BPJN Kalsel sebagai penggugat maupun tergugat, baik secara litigasi maupun non litigasi. 

BPJN juga dapat meminta pertimbangan hukum berupa pendapat hukum (legal opinion) pada Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejati Kalsel

Tindakan hukum lainnya, yaitu Jaksa Pengacara Negara Kejari Kalsel juga bisa bertindak sebagai mediator atau fasilitator dalam hal terjadi sengketa atau perselisihan antara BPJN Kalsel dengan lembaga, instansi atau pihak lainnya. 

Baca juga: Dugaan Korupsi Kredit Bank di Kabupaten Barito Kuala, Kejati Kalsel Periksa 2 Saksi

Novel mengatakan, Kajati Kalsel mengapresiasi inisiatif dan kepercayaan BPJN Kalsel terhadap Kejati Kalsel dengan kerjasama tersebut. 

Meski demikian ditekankannya, bahwa kerjasama tersebut yentu ini tidak berpengaruh atas profesionalisme kejaksaan dalam penindakan apabila ditemukan adanya penyimpangan. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved