Selebritis

Richard Oh Meninggal Dunia, Sang Sutradara Kawakan Ini Dimakamkan Secara Sederhana di Rantau Kalsel

Abdurrahman atau Richard Oh meninggal dunia. Sang Sutradara Kawakan dimakamkan di Rantau, Kabupaten Tapin Kalsel

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/stanislaus sene/instagram Richard Oh
(kiri) Richard Oh semada hidup. Prosesi pemakaman Almarhum Richard Oh di Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Kalsel, Jumat (8/4/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID,  RANTAU - Industri film tanah air, kembali berduka setelah kehilangan sosok Sastrawan sekaligus aktor bernama Abdurrahman atau Richard Oh, pada Kamis, (07/04/2022) kemarin di RS Eka Hospital BSD, Jumat, (08/04/2022).

Kabar duka tersebut sontak viral di media-media sosial salah satunya cuitan seorang sahabatnya melalu Twitter yang meyebutkan "Telah berpulang, sahabat baik, kokoh kita Richard Oh, Kamis 7 April, pukul 19.30. Kokoh, you are greatly missed,” tulisnya di twitter.

Informasi duka tersebut kemudian dibenarkan oleh sang istri, Pratiwi Juliani melalui tulisannya di facebooknya yang memohon kepada teman-temannya untuk mendoakan almarhum suaminya di status facebooknya.

"Saya mohon kesediaan teman-teman semua untuk sejenak mengirimkan alfatihah bagi almarhum suami saya: Abdurrahman bin Yong Masio (Richard Oh). Hanya doa temannya kini. Mohon dibukakan pintu maaf sebesarnya atas semua kesalahan beliau," tulisnya di Facebook.

Baca juga: Isi Bisikan Mama Een Sebelum Meninggal Dikuak Kalina, Mertua Vicky Prasetyo Sebut Soal Sosok Jahat

Baca juga: Duka Mendalam Selimuti Keluarga MasterChef Indonesia, Lucky Andreono Juara MCI 1 Meninggal Dunia

Menanggapi hal itu, Banjarmasinpost.co.id berusaha mengkonfirmasi ke salah satu keluarganya, Farid Wahyudi dan pihaknya membenarkan hal tersebut.

"Iya benar. Almarhum hari ini dimakamkan. Kita kehilangan seorang sosok sutradara hebat di tanah air. Yang kami butuhkan saat ini adalah doa dari kita semua untuk almarhum," ungkapnya.

Almarhum dimakamkan di kampung halaman sang istri di Desa Binderang Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.

Jenazah tiba di Kabupaten Tapin siang tadi sekitar pukul 14.00 WITA dan diterima pihak istri bersama keluarga dan dimakamkan dilakukan secara sederhana sesuai dengan syariat Islam.

Warga Setempat, Hana mengatakan, Almarhum disalatkan di Mesjid Ansyarudin Binderang sekitar pukul 15.00 dan dikebumikan sekitar jam 15.30 WITA.

Untuk diketahui, Richard Oh merupakan salah satu sineas yang dikenal luas di dunia perfilman Indonesia. 

Ia pertama kali memulai kariernya di bidang penulisan setelah belajar dari Universitas Wisconsin, Madison, dan UC Berkeley.

Ia mulai menulis novel usai momen Mei 1998. Setelah itu, merambah ke dunia penerbitan dan tercatat sebagai perintis anugerah Kusala Sastra Khatulistiwa.

Richard Oh yang lahir pada 30 Oktober 1959 ini mulai berkecimpung di dunia film dengan menjadi penulis skenario dan sutradara film Koper pada 2006.

Baca juga: Rayuan Maut Nita Gunawan Minta Perhatian Ke Raffi Ahmad Saat Sakit Terungkap, Akhirnya Jadi Bom Atom

Ia pun mulai menjadi aktor dengan membintangi Cinta Setaman pada 2008.

Salah satu karyanya yang ikonis adalah Melancholy is a Movement pada 2015. Film yang ia garap dan tulis tersebut menampilkan Joko Anwar, Ario Bayi, Aming, Fachri Albar, dan Renata Kusmanto.

Ia sempat terlibat dalam sejumlah film populer dengan menjadi aktor, seperti pada My Stupid Boss 2 pada 2016, Yowis Ben pada 2018, 27 Steps of May pada 2018, Yowis Ben 2 pada 2019 dan Yowis Ben 3 pada 2021. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved