Berita Kaltim

Diisi House Musik dan Kembang Api, Sahur On the Road di Samarinda Kaltim Dibubarkan Polisi

Tradisi Sahur On the Road di Kota Samarinda dibubarkan kepolisian setelah kegiatan tersebut justru diisi houses musik dan kembang api

Editor: Hari Widodo
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Beberapa dari ratusan muda mudi yang menyalahi aturan Sahur On the Road saat diberi pengarahan oleh pihak Kepolisian. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,SAMARINDA - Tradisi Sahur On the Road di Kota Samarinda dibubarkan kepolisian setelah kegiatan tersebut justru diisi dengan aktivitas yang mengganggu kekhusukan warga muslim di bulan Ramadhan 2022, Minggu (10/4/2022) dini hari.

Tradisi yang sudah berlangsung sejak dahulu itu, bukan diisi dengan membunyikan beduk, namun ratusan remaja ini justru melengkapi kendaraan mereka dengan pengeras suara disertai house musik yang tentu mengganggu kenyamanan masyarakat.

Tidak hanya itu, kembang api turut mewarnai keramaian tersebut, hingga suasana memanas dan berujung cekcok antar kubu.

Kepolisian pun tidak tinggal diam. Dua unit patroli beat 110 dan patroli Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polresta Samarinda turun untuk mengurai masa.

Baca juga: Ini Jadwal Imsakiyah Puasa ke-9 Ramadhan 1443 H / 11 April 2022 Untuk Palembang, Batam,& Banjarmasin

Baca juga: Tepergok Angkut Besi Pagar, Pria 50 Tahun di Samarinda di Hajar Warga

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kasat Lantas Kompol Creato Sonitehe Gulo mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan kegiatan yang seharusnya bertujuan baik malah disalah gunakan.

"Mobil angkutan barang dijadikan angkut orang. Itu sudah jelas melanggar UU Lalu Lintas. Ditambah house musik yang sangat mengganggu," ucap Kompol Creato Sonitehe Gulo saat dikonfirmasi sore ini.

Sejauh ini, jelas Kompol Gulo, sapaan akrabnya, pihaknya telah mengamankan dan menilang 1 unit mobil pick up berwarna hitam yang mengangkut orang dan melebihi kapasitas dalam kegiatan tersebut.

Keterangan dari pemiliknya, mobil itu digunakan anaknya untuk sahur on the road.

 "Kita melakukan tindakan tegas berupa tilang karena melanggar Pasal 137 ayat 4 UU 22 tentang angkutan barang yang mengangkut orang," tegasnya.

Ia juga menegaskan, mereka akan terus berupaya mengantisipasi hal serupa demi terciptanya Kota Samarinda yang kondusif.

Oleh sebab itu, perwira polisi berpangkat melati satu ini menegaskan pihaknya sudah membentuk tim yang akan bekerjasama dengan tim anti balapan liar.

Baca juga: Sebelum Sahur Bisa Shalat Taubat, Tahajud, Hajat & Tasbih, Ini Tata Cara dan Doanya

Baca juga: Ragam Menu Balado, Cocok Dicoba Sajian Sahur di Ramadhan 2022

Baca juga: Ingin Lingkungan Bersih Dari Narkotika, Kasat Resnarkoba Polresta Samarinda: Jangan Takut Melapor

Kompol Creato Sonitehe Gulo juga mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui adanya aktivitas balapan liar atau hal-hal yang mengganggu kenyamanan di jalan, bisa mengirim video atau foto ke akun instagram @Satlantaspolrestasamarinda.

"Silahkan kirim atau tag ke akun kami tersebut," pungkasnya. (*)


Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Sahur On the Road Salahi Aturan, Sat Lantas Polresta Samarinda Amankan Ratusan Muda Mudi

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved