Berita HSU

Warga Kabupaten Hulu Sungai Utara Mulai Persiapkan Keramba Ikan Jelang Kemarau

Warga Kabupaten Hulu Sungai Utara banyak yang jadi pembudidaya ikan di keramba memanfaatkan Sungai Tabalong, Sungai Balangan dan Sungai Negara.

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/RENI KURNIAWATI
Warga Kabupaten Hulu Sungai Utara pembudidaya ikan siapkan keramba, Senin (11/4/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel),   dilalui tiga sungai besar, yaitu Sungai Tabalong, sungai balangan dan Sungai Negara.

Tiga sungai besar ini mengalir dan memiliki anak sungai hingga ke beberapa pelosok desa dan tersebar di hampir di seluruh Kecamatan Kabupaten HSU.

Aliran sungai ini dimanfaatkan sebagia warga Kabupaten HSU untuk memelihara ikan.

Seperti di Desa Manarap, Kecamatan Sungai Pandan, dilalui aliran Sungai Negara.

Baca juga: VIDEO - Gunakan Rompi Oranye Tahanan KPK, Bupati HSU non-aktif Jalani Sidang Perdana

Baca juga: BREAKING NEWS Haul ke-2 Guru Zuhdi, Jemaah Padati Masjid Jami Banjarmasin dan Jalanan

Seorang warga, Ahmad, pembudidaya ikan yang menggunakan aliran sungai, mengatakan, pada saat penghujan dan kemarau memiliki tantangan tersendiri untuk memelihara ikan. 

Saat penghujan perlu waspada dengan adanya air sungai yang tercemar. Sedangkan pada saat kemarau, pembudidaya ikan waspada dengan air sungai yang surut. 

Saat memasuki kemarau, biasanya seluruh Keramba akan digunakan. Karena, risiko kematian ikan lebih kecil. Rata-rata pembudidaya, mempersiapkan seluruh keramba yang dimiliki untuk memelihara ikan. 

Keramba ada yang ukuran 1,5 x 2 meter bisa untuk memelihara 1.500 ekor ikan, sedangkan untuk ukuran 2 x 4 meter untuk 3 ribu ekor.

Baca juga: Aksi Pencuri Dismackdown Perempuan Berdaster Berakhir Damai di Polsek Mataraman Kalsel

Baca juga: Kronologi Pria Bunuh Juru Parkir di Pasar Bawang Kota Banjarmasin, Motif Dendam

"Saat ini memelihara 60.000 ekor ikan mas, nila dan patin untuk penjualannya sudah ada pembeli langganan yang biasanya dibawa ke Kalimantan Tengah," ujarnya. 

Selain di sekitar Kecamatan Sungai Pandan, pemanfaatan aliran sungai untuk memelihara ikan juga banyak ditemui di sekitar Kota Amuntai seperti Desa Tangga Ulin.

(Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved