Berita Banjar

Rudi Sarjono Wujudkan Zero Overstaying di LPKA Martapura

LPKA Martapura menyepakati Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan sejumlah Aparat Penegak Hukum (APH) mewujudkan zero overstaying tahanan.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Eka Dinayanti
LPKA Martapura
Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan sejumlah Aparat Penegak Hukum (APH) mewujudkan zero overstaying tahanan dan SPPT-TI di LPKA Martapura. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Martapura bersemangat memenuhi kualitas pelayanan publik.

Salahsatunya menyepakati Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan sejumlah Aparat Penegak Hukum (APH) mewujudkan zero overstaying tahanan dan SPPT-TI di LPKA Martapura.

PKS ditandatangani Kepala LPKA Martapura, Rudi Sarjono dengan Kabagren Polres Banjar Kompol Ade.S , Ketua Pengadilan Negeri Martapura, Noor Iswandi serta Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar, Pinto.

Rudi mengatakan PKS merupakan bagian dari Resolusi Pemasyarakatan.

Baca juga: Mayat Terapung di Sungai Martapura Banjarmasin, Gawai dan Tasbih di Saku Celana Jasad Mr X

Baca juga: Warga Mentaos Terjun ke Sungai Martapura Kalsel Berhasil Diselamatkan Relawan

"Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kelebihan masa waktu tahanan serta kelancaran pertukaran data terkait SPPT-TI bagi tahanan," katanya.

SPPT-TI adalah sistem pertukaran data perkara pidana secara elektronik diantara 4 lembaga penegak hukum di Indonesia.

Rudi menyebut pihaknya tetap berkoordinasi dan bersinergitas untuk melaksanakan zero overstaying agar tidak terjadi kelebihan tersebut.

Baca juga: Pedagang Alat Rumah Tangga Diduga Tenggelam, Relawan Mencari di Pelabuhan Bawang Banjarmasin

Baca juga: Dinas Perdagangan Tanbu, Optimis PAD Tahun ini Capai 1 Miliar dari Tera Ulang

Rudi memberikan gambaran sinergi zero overstaying dengan pihak APH misalnya pihak kepolisian memiliki tahanan Anak yang masa tahanannya tujuh hari dan tiga hari sebelum masa tahanan tersebut berakhir pihak LPKA Martapura berkewajiban untuk mengingatkan.

"Tujuannya mengingatkan sehingga tidak terjadi kelebihan maupun tidak diperpanjang dan sebagainya," ujarnya.

( Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved