KalselPedia
KalselPedia - Kepala BKSDA Kalimantan Selatan Dr. Ir. Mahrus Aryadi, M.Sc IPU
Dr. Ir. Mahrus Aryadi, M.Sc IPU merupakan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalimantan Selatan.
Penulis: Kristin Juli Saputri | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, KalselPedia - Dr. Ir. Mahrus Aryadi, M.Sc IPU merupakan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalimantan Selatan.
Mahrus lulus dari Universitas Lambung Mangkurat pada Jurusan Kehutanan tahun 1990.
Kariernya diawali sebagai dosen Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat pada tahun 1992 silam.
Ketika mengikuti rekrutmen CPNS tahun 1992 Mahrus lulus menjabat dosen di Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat sampai tahun 2018.
Pria kelahiran 19 Januari 1966 tersebut sempat menjadi Ketua Program Studi Magister (S2) Ilmu Kehutanan pada tahun 2011 sampai 2016.
Berikutnya, Mahrus menjabat sebagai Ketua KHDTK Diklat Universitas Lambung Mangkurat dari tahun 2017 sampai 2022.
Baca juga: KalselPedia - Profil Sekretaris Umum Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia Provinsi Kalsel
Kini, Mahrus menjadi Kepala BKSDA Kalimantan Selatan tepatnya sejak tahun 2018 lalu.
UPT BKSDA Kalsel mempunyai tugas penyelenggaraan konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya di cagar alam, suaka margasatwa, taman wisata alam dan taman buru serta koordinasi teknis pengelolaan taman hutan raya dan kawasan ekosistem esensial.
Selama menjabat, telah melaksanakan kegiatan antara lain inventarisasi potensi, penataan kawasan dan penyusunan rencana pengelolaan CA, SM, dan TWA yakni meliputi kegiatan menyusun kegiatan yang belum dan menyelesaikan kegiatan yang sedang disusun.
Pelaksanaan perlindungan dan pengamanan kawasan konservasi (patroli bersama parapihak), pengelolaan jenis tumbuhan dan satwa liar beserta habitatnya serta sumber daya genetik dan pengetahuan tradisional (menginisiasi KEE, mendorong penangkaran satwa dan tumbuhan, dan kerjasama dengan Ditkrimsus Polda Kalsel untuk peredaran TSL).
Baca juga: KalselPedia : Profil Kepala BKD Diklat Banjarmasin, Totok Agus Daryanto
Pengembangan dan pemanfaatan jasa lingkungan (mempercepat infrasturktur TWA Pulau Bakut dan menyusun Desain Tapak TWA Busuwa), pengembangan kerjasama dan kemitraan bidang KSDAE (ada 7 PKS baru yang disepakati dengan pihak ketiga dan Polda Kalsel) dan pemberdayaan masyarakat di dalam dan sekitar kawasan konservasi (menyelesaikan konflik tenurial di SM Kuala Lupak dan TWA Pelaihari melalui kemitraan konservasi).
Hal terpenting dari jabatan ini menurut Mahrus bekerja ikhlas, bekerja keras dan bekerja cerdas untuk membangun kepercayaan dan kebersamaan dalam pengelolaan kawasan konservasi bersama parapihak, yaitu: pemerintah daerah Provinsi dan Kabupaten, Kepolisian Daerah, Karantina Pertanian, Swasta, LSM dan kelompok masyarakat peduli konservasi menuju harmonisasi alam dan manusia serta makhluk Tuhan lainnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Kristin Juli Saputri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Dr-Ir-Mahrus-Aryadi-MSc-IPU-Kepala-Balai-Konservasi-Sumber-Daya-Alam-BKSDA.jpg)