Berita Tanahlaut

VIDEO Hati-hati Saat Melintas Jembatan Depan Kantor Perikanan, Ada Penanganan Perpipaan

Pengendara yang melintasi jembatan tersebut mesti meningkatkan kehati-hatian dan memelankan gas karena badan jalan di jembatan tersebut menyempit.

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sejak beberapa hari lalu Perusahaan daerah Air Minum (PDAM) Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai menangani jaringan perpipaan baru di area jembatan di depan kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) setempat.

Pengendara yang melintasi jembatan tersebut mesti meningkatkan kehati-hatian dan memelankan gas karena badan jalan di jembatan tersebut menyempit.

Pasalnya ada satu unit mobil pikap yang terparkir di lajur kiri (dari arah eks RSUD) di jembatan itu.

Mobil pikap itu parkir di tengah bentang jembatan atau persis di atas tengah sungai buatan setempat.
Pekerja mesti parkir di situ karena hanya di area itu tempat terdekat bagi mereka meletakkan mesin generator di mobil pikap.

Mesin generator tersebut untuk sumber listrik bagi pekerja yang digunakan untuk keperluan pengelasan.
"Itu pekerjaannya sedang membikin tempat atau bantalan untuk meletakkan pipa," jelas Eko Sugiharto, tenaga fungsional teknis PDAM Pelaihari, Jumat (15/4/2022).

Baca juga: VIDEO Antusias Warga Hadiri Kuliah Subuh Ustaz Abdul Somad di Masjid Agung Al Anwar Marabahan

Dikatakannya, ada dua unit pipa yang dipasang melintasi sungai tersebut.

Pipa dipasang di sisi kanan dan kiri jembatan.

Karenanya diperlukan bantalan yang kokoh untuk meletakkan pipa tersebut, apalagi ukurannya lumayan besar.

"Pipa yang di sisi kanan (arah dari eks RSUD) atau yang dekat kantor Dinas PU, itu diameter lingkarnya 315 milimeter atau yang lebih dikenal dengan sebutan pipa 12 inci. Ini baru saja selesai dikerjakan," jelasnya.

Selanjutnya saat ini pekerja beralih ke sisi sebelahnya.

Ukuran pipa yang akan dipasang yakni 100 milimeter atau pipa empat inci.

Pantauan banjarmasinpost.co.id, pengerjaan tempat untuk peletakan pipa tersebut memerlukan waktu sekitar dua hingga tiga hari.

Pekerja meletakkan beberapa unit traficon di sekitar mobil pikap yang diparkir di atas jembatan sebagai penanda agar dari kejauhan para pengendara melihat dan berhati-hati.

Pemasangan pipanisasi tersebut merupakan pelaksanaan program National Urban Water Supply Project (NUWSP) yang mulai dikerjakan sejak beberapa bulan lalu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved