Berita Banjarmasin

Ketua PPLP PT PGRI Banjarmasin Dipimpin H Dahri untuk Kali Ketiga

Ketua Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan PT PGRI Banjarmasin dijabat H Dahri untuk kali ketiga, Wakil Ketua Riduan Saberan, Sekretaris Alimuddin.

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Alpri Widianjono
HUMAIDI UNTUK BPOST
Pengurus Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan (PPLP) PT PGRI Banjarmasin masa bakti 2021-2026. 

BANJARMASINSPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Drs H Dahri untuk ketiga kalinya menjadi Ketua Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan (PPLP) PT PGRI Banjarmasin masa bakti tahun 2021-2026.

Sedangkan Wakil Ketua dijabat Drs H Riduan Saberan, MM, sebagai Sekretaris Dr H Alimuddin A Djawad, MHum, Bendahara oleh Miftahurrahman, SE.

Anggota, Dr Hj Ida Rusdiana, MPd, dan Dr Benny Nawa Trisna, MPd, serta pengawas Drs HM Husnu Thamrin.

Pelantikan dan pengukuhan Pengawas dan Pengurus PPLP PT PGRI Banjarmasin sendiri dilaksanakan secara hybrid di Aula STKIP PGRI Banjarmasin, Senin (18/4/2022).

Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum PB PGRI, Ketua BPLP PGRI, Ketua PGRI Provinsi Kalsel, Ketua dan Wakil Ketua, Ketua Senat, Ketua PGRI Cabang Khusus STKIP PGRI Banjarmasin, Kaprodi dan Sekprodi, serta seluruh karyawan STKIP PGRI Banjarmasin juga diundang dalam kegiatan ini.

Baca juga: Kemenag Kota Banjarmasin Tetapkan Nilai Zakat Fitrah dengan Uang, Tahun Ini Ada Kenaikan Rp 5 Ribu

Baca juga: Dititipkan di Rutan Barabai HST Kalsel, Tahanan Perempuan Kasus Narkoba Ini Melarikan Diri

Setelah dilantik, Dahri mengatakan, struktur kepengurusan saat ini merupakan perpaduan antara senior dan junior. Supaya,  PPLP PT PGRI Banjarmasin bisa terus menjaga dan memajukan STKIP PGRI Banjarmasin.

"Saya berharap perguruan tinggi ini bisa mewujudkan impiannya untuk melakukan perubahan status dari sekolah tinggi menjadi universitas tahun 2022 ini," ucapnya, Senin (18/4/2022).

Sementara itu, Ketua BPLP PGRI, Prof Dr Supardi US, MM, MPd, mentatakan, STKIP PGRI Banjarmasin memiliki perkembangan yang bagus. Tim pengusul harus yakin mampu menyelesaikan pengusulan menjadi universitas. 

"Bahkan, jumlah doktor yang cukup banyak juga memungkinkan untuk mengusul program Pascasarjana," tandasnya.

Dijelaskan Supardi, perguruan tinggi ini lahir sebagai perwujudan cita-cita luhur PGRI dan alat penunjang untuk meningkatkan dan mengembangkan pendidikan. "Demi mencapai tujuan itu, semua unsur PGRI harus berkolaborasi," pesannya.

Baca juga: Sidang Dugaan Korupsi Bupati HSU non-aktif Abdul Wahid, Sekda HSU Berikan Kesaksian

Baca juga: Sidang Korupsi CS Bank Plat Merah, Korban Indra Kenz di Banjarmasin ini Dituntut 6,5 Tahun Penjara

Ditambahkan Prof Dr Unifah Rosyidi, MPd,  Ketua Umum PB PGRI melalui zoom, STKIP PGRI Banjarmasin merupakan aset organisasi. 

"Pelantikan ini merupakan momentum untuk menentukan kebijakan di masa depan. Karena keberadaan IKN akan mendorong banyak orang yang datang ke wilayah sekitarnya, sehingga perguruan tinggi juga harus melakukan tata kelola yang tidak biasa.  Pemimpin harus mampu menerobos tantangan masa depan," ucapnya.

Menurut Unifah, STKIP PGRI Banjarmasin bisa memanfaatkan berbagai program MBKM. PGRI Pusat juga berusaha melakukan berbagai terobosan untuk menyikapi hal ini, yaitu membangun ekosistem pendidikan berwawasan internasional mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi, hingga vokasi.

"Perguruan tinggi harus merumuskan profil lulusan yang bisa menjawab tuntutan perkembangan zaman, bukan hanya sebagai pendidik, tetapi juga menjadi entrepreneur," pungkasnya.

( Banjarmasinpost.co.id/Syaiful Anwar)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved