Berita Banjarmasin

Jelang Mudik Idul Fitri, Sebanyak 43 Angkutan Antar Provinsi di Kalsel Dinyatakan Tak Laik Jalan

Jelang mudik idul fitri 1443 H, Sebanyak 43 angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Kalsel dinyatakan tak laik jalan.

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
BPTD untuk BPost
Ramp check AKAP di Terminal Gambut. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Jelang Idul Fitri 1443 H, Sebanyak 43 angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Kalsel dinyatakan tak laik jalan.

Kondisi ini terungkap saat dilaksanakan pengecekan kondisi angkutan umum di Terminal Gambut Barakat (TGB), pool perusahaan angkutan dan pelabuhan penyeberangan Batulicin.

Kasi LLAJ BPTD Wilayah XV Kalsel, Ade Supriadi mengatakan, dari 116 armada dilakukan ramp check 73 diantaranya dinyatakan laik jalan. 

"Selain angkutan umum, kita juga melakukan pengecekan terhadap bus pariwisata untuk masyarakat yang ingin menggunakan armada tersebut pada libur lebaran nanti," jelas Ade, Rabu (20/4/2022).

Baca juga: Aturan Baru Mudik Moda Transportasi Udara, Usia 6-18 Tahun Tak Perlu Swab Antigen

Baca juga: Pengaspalan Terus Digenjot, Jalan Poros Marabahan-Margasari Siap Jadi Alternatif Arus Mudik Lebaran

Baca juga: Catat Ini, Anak Usia Dibawah 18 Tahun Sudah Vaksin 2 Kali Tak Perlu Tes PCR atau Antigen Untuk Mudik

Menjelang persiapan angkutan lebaran BPTD Wilayah XV Kalsel ujarnya meminta perusahaan untuk memenuhi syarat teknis kendaraan umum laik jalan misalnya perizinan trayek yang habis masa berlaku agar segera diurus.

"Secara teknis kendaraan umum yang belum laik jalan kita mintakan untuk perbaikan dan diuji ulang ke unit pelaksana pengujian kendaraan bermotor," ujarnya.

Berdasarkan prediksi perjalanan kendaraan pada masa mudik lebaran ini ujarnya diprediksi mencapai 62 persen, sementara yang kendaraan yang masuk 58 persen. 

Prosentase ini akan meningkat dibandingkan dua tahun lalu dimana dilakukan pembatasan kendaraan saat lebaran. 

"Jadi diprediksi akan ada peningkatan perjalanan kendaraan ketika diperbolehkan mudik di 2022 ini," katanya.

Selain libur lebaran, arus mudik kali ini kata Ade juga bertepatan dengan mas libur sekolah yang akan membuat lonjakan pengunjung ke tempat wisata.

Kesiapan sarana angkutan penumpang umum untuk angkutan lebaran ada 73 armada AKAP.

Angkutan ini akan melayani penumpang melalui 4 guru gerbang utama keluar maupun masuk Provinsi Kalimantan Selatan melalui Anjir Pasar, pasar panas, Tanjung, kerang Kotabaru.

Berdasarkan data hasil ramp check BPTD perusahaan angkutan AKAP yang melayani Kalsel yakni, PT Yuliana Bersaudara dengan jumlah armada 11.

PT Samarinda Lestari 18 armada, Pulau Indah 24, Bintang Mas Lertasi 7 armada, Perum DAMRI 7 armada.

"Itu perusahaan yang aktif dan terdaftar, masih ada perusahaan yang belum terdaftar dan dan sudah terdaftar tapi kendaraan belum," katanya.

Baca juga: Kabar Gembira Buat ASN di Lebaran 2022, Menteri PARB Izinkan Mudik Asalkan Jangan Lakukan Ini

Perusahaan yang belum terdaftar yakni Candi Agung dan Hayak Tamara. Sementara yang sudah terdaftar tapi armadanya belum terdaftar yakni Koperasi Angdar YL Muria Rindu 34 armada, Yessoe Travel , dan Citra Barito Raya.

"PT Yessoe sudah aktif malah, tapi belum terdaftar," imbuh Ade. (Banjarmasinpost.co.id / Milna Sari)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved