Berita Kotabaru

Tersandung Korupsi, Status ASN Eks Kadis LH Kotabaru Diberhentikan Sementara

Mantan kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotabaru, AF yang tersandung kasus dugaan korupsi diberhentikan sementara statusnya sebagai ASN.

Penulis: Herliansyah | Editor: Eka Dinayanti
istimewa
Kajari Kotabaru saat konferensi pers kasus dugaan korupsi mantan kadis LH Kotabaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Mantan kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotabaru, AF yang tersandung kasus dugaan korupsi diberhentikan sementara statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Bahkan terhitung bulan April ini gajinya dibayarkan separo.

Status pegawai AF diberhentikan sementara dengan dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) Bupati Kotabaru pada awal bulan Maret 2022 lalu.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotabaru H Minggu Basuki mengatakan, mantan Kadis LH diberhentikan sementara karena yang bersangkutan telah ditahan.

Baca juga: Pengedar Narkotika Diciduk, 26 Paket Sabu Ditemukan Petugas Polres Kotabaru Kalsel

Baca juga: Tiga Pelaku Pencurian Besi di Muara Pagatan Tanbu Diringkus, Dua Dijemput di Kotabaru

"Apabila ditahan diberhentikan sementara sampai inkracht. Diberhentikan sementara karena ditahan atau status tersangka," jelas Minggu kepada Banjarmasinpost.co.id dihubungi telepon genggamnya, Rabu (20/4/2022).

Setelah putusan inkracht apakah status ASN bersangkutan diberhentikan? Menurut Minggu melihat hasil putusan pengadilan berapa lamanya.

"Sapa tahu menang di kesaksian atau yang bersangkutan melakukan banding, kasasi atau sampai peninjau kembali," terang Minggu.

Untuk pemberhentian menjadi ASN ada ketentuan-ketentuan yang mengatur.

"Di bawah (putusan) dua tahun bisa diaktifkan kembali. Di atas dua tahun ada kemungkinan langsung diberhentikan," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, AF tersandung kasus dugaan korupsi dan ditetapkan sebagai tersangka, ditahan di Lapas Kelas II A Kotabaru oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotabaru.

Baca juga: Toko Penjual Elpiji Melon Lampaui HET Diganjar Denda, Satpol PP Tala Terus Lakukan Penertiban

Baca juga: Razia di Rutan Marabahan Kabupaten Barito Kuala, Petugas Temukan Sejumlah Barang Terlarang

Penahanan AF oleh penyidik Kejari Kotabaru terkait dugaan korupsi kegiatan pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas operasional tahun anggaran 2020 dan sub kegiatan penyediaan jasa pemeliharaan, biaya pemeliharaan, pajak, dan perizinan kendaraan operasional/lapangan tahun anggaran 2021.

Total perhitungan kerugian negara periode tahun 2020 dan tahun 2021 sebesar Rp 2 miliar lebih.

Terpisah, selain AF yang merupakan mantan kadis LH, penyidik Kejari Kotabaru juga menetapkan A sebagai tersangka dan telah ditahan di Lapas Kotabaru.

Tersangka A diduga turut dalam kasus tersebut, karena dalam kasus itu A adalah bendahara di dinas LH.

BANJARMASINPOST.CO.ID/Helriansyah

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved