Berita Batola

Melihat Aktivitas Pengolahan Rotan di Tamba Jaya Kabupaten Barito Kuala Kalsel

Hasil pengolahan rotan di rotan di Desa Tamba Jaya, Kecamatan Tabukan, Kabupaten Barito Kuala, dijual ke Banjarmasin dan Banjarbaru, Kalsel.

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD TABRI
Proses maruntih (membersihkan lapisan luar batang rotan) di Sentra Rotan Desa Tamba Jaya, Kecamatan Tabukan, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (23/4/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Berlangsung sejak puluhan tahun lalu, pengolahan bahan baku rotan di Desa Tamba Jaya, Kecamatan Tabukan, Kabupaten Barito Kuala ( Batola), Provinsi Kalimantan Selatan, masih bertahan.

Saat Sabtu (23/4/2022), Banjarmasinpost berkunjung ke kawasan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, ini.

Sejumlah ibu-ibu sibuk membersihkan bagian kulit luar batang Rotan sambil berendam setengah badan di sungai.

"Tahap awal pembersihan yang kami lakukan ini namanya mangangkuruk," ucap Galuh, warga yang mengambil upah sebagai pembersih Rotan.

Baca juga: Batola dan Kapuas Sepakat Bangun Jembatan Penghubung, Ini Sebutannya

Baca juga: Kebakaran di Kompleks Damai, BPBD Kota Banjarmasin Sebut 3 Rumah Terdampak

Baca juga: Wakil Gubernur Kalsel Muhidin Perlihatkan Uang Berkarung-karung, Sumbangkan ke Masjid dan Musala

Pada tahapan awal ini ada dua sesi pembersihan, pertama menggunakan kungkuruk (alat dengan plat besi tipis melengkung bergagang kayu), kemudian dengan spon pembersih arang panci.

Uniknya, pembersihan tahap pertama ini berlangsung di air, sehingga prosesnya lebih cepat. Namun para pekerja juga harus ikut berendam di air selama pembersihan.

Pada tahap kedua, yaitu maruntih atau proses pembersihan kelopak tipis pada batang rotan) dengan cara menggilasnya di sela dua roda yang telah didesain.

Pada tahapan ini pula dilakukan kembali penggosokan dengan spon pembersih arang panci, sehingga batangan rotan benar-benar bersih.

Baca juga: Diduga Berbuat Mesum, Empat Muda-Mudi Diamankan Satpol PP Kota Banjarbaru

Baca juga: Bocah Satu Tahun Diduga Tercebur ke Sungai di Kaladan Kabupaten Tapin

Baca juga: Tahanan Kabur Ditangkap di Tanbu, Rutan Barabai Sarankan Tempati Sel Polres HST Terlebih Dulu

"Tahap ketiga, rotan akan diasap dan terakhir dijemur untuk mengurangi kadar air," timpal Edo, pekerja di Sentra Rotan Tamba Jaya.

Ia pun menambahkan, setelah sejumlah tahapan tadi selesai, maka rotan dikemas dengan ikatan besar dengan berat tertentu. Selanjutnya, dikirim ke pembeli yang ada di Kota Banjarmasin maupun Kota Banjarbaru.

Terkait jenis Rotan yang digunakan, Edo mengatakan, banyak hasil panen yang didatangkan dari daerah Buntok, Kalimantan Tengah.

Hal ini berkenaan dengan kualitasnya yang bagus. Karena berasal dari daratan yang terbilang tinggi daripada rotan yang ada di Kabupaten Batola.

Ikatan rotan di Desa Tamba Jaya Kecamatan Tabukan Kabupaten Barito Kuala (Batola) Sabtu (23/04/2022)
Ikatan rotan yang siap dipasarkan di Sentra Rotan Desa Tamba Jaya, Kecamatan Tabukan, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (23/4/2022).

"Kualitasnya berbeda, rotan yang dari dataran tinggi, karena kandungan airnya sedikit dan lebih kuat," terang Edo.

Sentra rotan di aliran anak Sungai Barito yang tembus ke Sungai Kapuas ini sendiri setidaknya ada tiga titk.

Rinciannya, di Muara Pulau dan Tamba Jaya yang masuk kawasan Kabupaten Batola dan satu lainnya di Belawang, Kecamatan Palingkau, Kabupaten Kapuas, Kalteng.

( Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved