Kriminalitas Regional

Kuras Isi Rekening Nasabah Bank di Trenggalek Rp 84 Juta, Begini Pelaku Beraksi Tipu Korban 

AC (28) mengakui aksinya telah menguras isi rekening korban sebesar Rp 84 Juta dengan cara menyaru Call Center BRI Cabang Trenggalek

Editor: Hari Widodo
surya/aflahul abidin
Tersangka kasus penipuan dengan modus call center bank di Kabupaten Trenggalek. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TRENGGALEK - Setelah ditangkap petugas Polres Trenggalek, tersangka pembobolan uang rekening Bank milik warga Trenggelek, AC (28) mengakui aksinya telah menguras isi rekening korban sebesar Rp 84 Juta.

Warga Kota Palembang, Sumatera Selatan itu mengaku uang yang didapatkannya dengan modus menyaru sebagai call center BRI Cabang Trenggalek sudah ia habiskan untuk kebutuhan sehari-hari.

Saat ungkap hasil tangkapan di Polres Trenggalek, Senin (25/4/2022), AC mengaku uang korban jutaan rupiah itu telah ia cairkan seluruhnya. "(Habis) untuk kebutuhan sehari-hari," kata AC.

AC mengaku sudah tiga bulan memanipulasi call center BRI cabang Trenggalek menggunakan nomor telepon pribadinya.

Ide manipulasi itu berasal dari hasil meniru hal serupa di internet.

Baca juga: Pelaku Penipuan Bedah Rumah di Binuang Kalsel Masih Berkeliaran, Polisi Buru Pria Bernama Jarwo

Baca juga: Lakukan Penipuan Arisan Bodong, Perempuan 31 Tahun Ini Ditangkap Buser Polres Kotabaru

Baca juga: Polda Metro Jaya Amankan 4 Tersangka Penipuan Robot Trading Fahrenheit, Rugikan Member Rp 5 Triliun

"Saya kan lihat-lihat di internet, sudah banyak yang seperti itu. Saya lalu coba meniru," sambungnya.

Kepala Cabang BRI Trenggalek, Argananta Yuana menjelaskan, call center BRI bersifat tersentralisasi. Call center hanya ada satu dan berada di kantor pusat.

 "Jadi kalau ada selain itu, kami pastikan palsu," kata Yuana.

Diberitakan sebelumnya, seorang warga Teranggalek menjadi korban call center palsu dengan nilai kerugian lebih dari Rp 84 juta.

Kabagops Polres Trenggalek, Kompol Jimmy Heryanto Hasiholan mengatakan, pihaknya menangkap dan menahan seorang warga Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Tersangka bernama AC (28) itu memanipulasi data di mesin pencari google dengan mencantumkan nomor hape miliknya untuk call center BRI Cabang Trenggalek.

Apesnya, seorang warga Kabupaten Trenggalek terperdaya dengan data palsu yang ia dapat dari internet. Ceritanya, kata Jimmy, korban baru saja mendapat telepon yang mengaku pihak perbankkan.

Sang penelepon meminta data lengkap korban untuk kepentingan verifikasi data.

Curiga bahwa penelpon adalah penipu, korban mencoba mencari kebenarannya.

Halaman
12
Sumber: Surya Online
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved