Ramadhan 2022

Bagaimana Hukum Penukaran Uang Baru ?, Simak Penjelasan Buya Yahya

Bagaimana hukum penukaran uang baru dalam Islam. Simak penjelasan Buya Yahya agar tak jadi riba

Editor: Irfani Rahman
ist via tribun jambi
Ilustrasi --penukaran uang baru 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H banyak transaksi penukaran uang ke pecahan baru.

Dimana uang baru itu guna diberikan kepada anak-anak hingga sanak kerabat kita.

Nah bagaimana hukum penukaran uang dalam Islam, Apakah diperbolehkan?

Sebab sebagian melebihkan nilainya dengan jasa tukar uang tersebut.

Kata Buya Yahya, saat bertransaksi, banyak uang yang ditukarkan harus tetap diberikan dengan jumlah nilai yang sama.

Baca juga: Ingat Jangan Lupa Tunaikan Zakat Fitrah, Ustadz Abdul Somad Jelaskan Batas Waktunya Serta Niatnya

Baca juga: Zikir dan Doa Usai Shalat Wajib, Memohon Ampun dan Keselamatan dari Allah SWT di Ramadhan 1443 H

Seseorang yang ingin menukar Rp 1.000.000 dengan pecahan uang yang dia inginkan, maka totalnya tetap Rp 1.000.000.

Sementara untuk uang jasa penukaran, diberikan dengan transaksi lain, diluar dari transaksi penukaran uang.

"Jadi selesai serah terima ok. Baru ada transaksi lain,"

"Atau, ini ada uang Rp 1 juta tolong ditukar dengan Rp 1 juta. Nanti baru kita memberikan lebih. Lebihnya adalah uang jasanya, jasa yang sesungguhnya," terangnya.

Kita harus berhati-hati ketika melakukan transaksi penukaran uang agar tidak terjerumus ke dalam riba.

Jenis transaksi penukaran yang uang jasanya dipotong langsung dari nominal yang ditukarkan, maka itu juga masuk dalam wilayah riba.

"Kalau dalam penukaran langsung dikurangi, maka itu termasuk wilayah riba,"

Baca juga: Bekerja saat Ramadhan Namun Tetap Dapat Pahala, Kerjakan Amalan Sunnah Ini

Baca juga: Doa Nabi Yunus Agar Terhindar dari Kesulitan dan Malapetaka, Simak Juga Doa Para Nabi Lainnya

"Hati-hati, waspada. Kalau masalah jasa ya ada akad jasanya sendiri," sebutnya.Artikel ini telah tayang di TribunJambi.com dengan judul Bolehkah Menukar Uang Baru dalam Islam? Ini Penjelasan Buya Yahya, 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Banjarmasin Post

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved