Korupsi di Kalbar

Diduga Korupsi Dana Desa Lewat Kegiatan Fiktif, Kades di Malinau Kaltara Dituntut 5 Tahun Penjara

Gegara kasus dugaan korupsi dana desa Long Titi Malinau, Kaltara, Kades berinisial RM terancam dituntut hukuman selama 5 tahun penjara.

Editor: Hari Widodo
Diduga Korupsi Dana Desa Lewat Kegiatan Fiktif, Kades di Malinau Kaltara Dituntut 5 Tahun Penjara
Ilustrasi/tribunnews.com
ilustrasi korupsi dana desa

BANJARMASINPOST.CO.ID, MALINAU - Gegara kasus dugaan korupsi dana desa Long Titi Malinau, Kaltara, Kades berinisial RM terancam dituntut hukuman selama 5 tahun penjara.

Sebelumnya,  RM (48) Kades Long TIti, Kecamatan Sungai Tubu Kabupaten Malinau teregitrasi di PN Samarinda diseret ke meja hijau karena diduga menyalahgunakan Dana Desa tahun anggaran 2019 dan 2020 dalam bentuk kegiatan fiktif.

Saat ini, sidang kasus Kades Long Titi sedang berlanjut di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Samarinda.

Kepala Kejaksaan Negeri Malinau, Daniel Martua Hutagalung melalui Kasi Intelijen, Slamet Riyono menyampaikan progres penanganan perkara tersebut.

Baca juga: Divonis 6 Tahun Penjara Kasus Korupsi Proyek Irigasi, Mantan Plt Kadis PUPRP HSU Tak Banding

Baca juga: Tersandung Korupsi, Status ASN Eks Kadis LH Kotabaru Diberhentikan Sementara

Baca juga: VIDEO HEBOH BANGET-Korban Indra Kenz di Banjarmasin ini Dituntut 6,5 Tahun Penjara, Terjerat Korupsi

Kemarin, Senin, 25 April 2022, Sidang dilanjutkan dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Penuntut Umum Kejari Malinau.

"Penuntut Umum pada Kejaksan Negeri Malinau telah membacakan Tuntutan Pidana perkara atas nama terdakwa RM di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Samarinda," ujarnya, Selasa (26/4/2022).

Dalam tuntutan pidana tersebut, Jaksa menuntut RM diputus bersalah atas 4 kasus penyelewengan Dana Desa dalam bentuk kegiatan fiktif.

 
Yakni pembangunan Puskesmas Pembantu, pengadaan racun rumput, pengadaan material Pustu, dan pengadaan Bahan Bakar Minyak atau BBM Kantor Desa.

RM juga dituntut membayar pidana denda senilai Rp 200 juta subsidair 1 bulan penjara.

"Dituntut Pidana denda terhadap RM sebesar Rp.200 juta, subsidair 1 bulan Penjara. Dan, agar majelis hakim memerintahkan terdakwa membayar uang pengganti sebesar Rp 348,6 juta," katanya.

Penuntut Umum meminta Majelis Hakim memutus RM bersalah sebagaimana diatur dalam pasal 2 ayat (1) Jo pasal 18 UU No 31/1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU No 20/2001,

Baca juga: Jadwal Speedboat dari Malinau ke Tarakan Selasa 26 April 2022, Sebagian Warga Milih Mudik Lebih Awal

Subsidair pasal 3 Jo pasal 18 UU No 31/1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Baca juga: 4 Jam Diperiksa Penyidik Kejati, Tersangka Korupsi Perbankan di Marabahan Dicecar Belasan Pertanyaan

Setelah pembacaan Tuntutan Pidana selanjutnya Majelis Hakim memberikan kesempatan Penasihat Hukum terdakwa untuk menyampaikan pembelaan pada persidangan berikutnya hari Senin tanggal 09 Mei 2022.

Saat berita ini diterbitkan, TribunKaltara.com sedang menghimpun keterangan dari Terdakwa melalui Penasihat Hukumnya. (*)


Artikel ini telah tayang di TribunKaltara.com dengan judul Sidang Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Long Titi Malinau, Kades RM Dituntut Jaksa 5 Tahun Penjara

Sumber: Tribun kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved