Berita Kabupaten Banjar

Jumlah Calon Haji 2022 dari Kabupaten Banjar Estimasi Sebanyak 223 Orang

Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalsel, kuota untuk Kabupaten Banjar sebanyak 223 orang calon jemaah haji, separuh dari musim haji terakhir 2020.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Pelepasan calon jemaah haji Kabupaten Banjar, lambaian tangan keluarga mengantar keberangkatan para calon jamaah, Selasa (24/7/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kuota calon haji Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang akan berangkat tahun ini telah ditetapkan Kementerian Agama, yakni sebanyak 1.743 orang.

Selanjutnya, penetapan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalsel, kuota untuk Kabupaten Banjar sebanyak 223 orang calon jemaah haji.

Angka itu lebih separuh dari jumlah kuota calon haji di masa normal yang tertunda keberangkatannya pada 2020, yaitu sebanyak 414 orang.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjar, H Najwan Noor, saat dikonfirmasi, Rabu (27/4/2022) membenarkan estimasi kuota 223 orang tersebut.

Baca juga: Calon Pengantin Tewas dengan 5 Tusukan di Perut, Pelaku Menyerahkan Diri ke Polres Banjar

Baca juga: VIDEO Satresnarkoba Polresta Banjarmasin Amankan Sabu 8 Kg lebih

Menurutnya, petugas Seksi Haji dan Umrah akan melakukan verifikasi data estimasi kuota 223 orang tersebut dan sosialisasi KMA Nomor 405 tentang Kouta Calon Haji Nasional. 

"Sebelumnya sudah 15 orang yang dinyatakan tidak bisa diberangkatkan pada tahun ini karena usia mereka diatas 65 tahun," ujar Najwan Noor.

Menurut Najwan Noor, petugas seksi Haji dan Umrah Kemenag Banjar akan mendata dari 223 orang itu yang sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19.

Sementara untuk pelunasan ongkos penyelanggara ibadah haji juga menunggu petunjuk termasuk menunggu undian keberangkatan keloter.

Baca juga: Pos Pengaduan Pembayaran THR di Banjarmasin Terima Satu Laporan, Bayar THR Dicicil

Baca juga: Berkas Perkara Arisan Online Fiktif Sudah P21, Dilimpahkan ke PN Banjarmasin Pasca Idul Fitri

Pantauan di loket Seksi Haji dan Umrah, ada sejumlah warga yang sudah membayar porsi haji Rp 25 juta, menarik dana tersebut karena istrinya meninggal dunia.

Warga Kelurahan Pesayangan, Kecamatan Martapura itu mengaku menarik dana niat berhaji itu karena memerlukan uang tersebut. 

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved