Berita Tanahlaut

Kepesertaan Pekerja Informal Rendah pada BPJS Naker, Bupati Tala Surati Perusahaan Harapkan Hal Ini

Pekerja informal di Tala, terus bertumbuhkembang, namun sebagian besar belum terlindungi karena belum masuk program BPJS Ketenagakerjaan.

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
disnakerind tala
KEPALA Disnakerind Tala Masturi (kiri) berbincang dengan pimpinan PT Dharma Henwa membahas peran perusahaan dalam kepesertaan pekerja informal di sekitar perusahaan, Senin (25_4) sore. 

Dalam rangka pelaksanaan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan Peraturan Bupati Tanah Laut Nomor 62 Tahun 2020 tentang Jaminan Sosial di Kabupaten Tanah Laut.

Sebagai upaya perwujudan masyarakat yang produktif dan mandiri, melalui perlindungan keselamatan, kenyamanan serta kesejahteraan bagi Pekerja Informal khususnya kategori rentan yang berada di lingkungan sekitar perusahaan, dengan ini diimbau kepada perusahaan di wilayah Kabupaten Tanah Laut sebagai berikut : Peserta

1. Kewajiban perusahaan mendaftarkan karyawannya BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan Peraturan Bupati Tanah Laut Nomor 62 Tahun 2020 tentang Jaminan Sosial di Kabupaten Tanah Laut.

2. Agar perusahaan mengalokasikan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan/ Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendaftarkan masyarakat pekerja yang berada di sekitar lokasi perusahaan.

Terkait dengan hal tersebut diatas, bantuan yang dapat diberikan berupa program Perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan lain-lain serta tertib membayarkan iuran setiap bulannya agar manfaat Program BPJS Ketenagkerjaan dapat dirasakan oleh seluruh tenaga kerja yang ada di Kabupaten Tanah Laut.

Demikian imbauan ini untuk menjadi perhatian agar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab.

Disnakerind Tala pun kini mulai blusukan ke perusahaan-perusahaan guna mengajak mereka mengambil peran pada program kepesertaan pekerja informal di sekitar perusahaan pada BPJS Ketenagakerjaan.

Pada Senin kemarin misalnya, Masturi dan rombongan yang juga melibatkan pihak BPJS Ketenagakerjaan Pelaihari bertandang ke tiga perusahaan di Kecamatan Jorong dan Kintap.

Umumnya manajemen perusahaan merespons positif surat bupati tersebut.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved