Idul Fitri 2022

Hukum Mengenakan Baju Baru di Hari Raya Idul Fitri, Buya Yahya Sebut Jenis Kain yang Haram Digunakan

Buay Yahya menjelaskan soal hukum memakai baju baru di Hari Raya Idul Fitri, simak juga penjelasan soal kain yangdilarang dipakai laki-laki

Penulis: Mariana | Editor: Irfani Rahman
youtube Al-Bahjah TV.
Buya Yahya jelaskan soal menggunakan baju baru di Hari Raya Idul Fitri 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Hari Raya Idul Fitri sebentar lagi, umumnya masyarakat mengenakan baju yang baru dan bagus. Buya Yahya menjelaskan hukum pakai baju baru dan jenis kain yang diharamkan bagi umat Islam.

Tak terasa kini bulan Ramadhan segera tergantikan dengan bulan Syawal, yang mana 1 Syawal adalah Hari Raya Idul Fitri 2022 bagi umat muslim.

Menyambut hari kemenangan, umat Islam khususnya masyarakat Indonesia bersuka cita, di antaranya memakai baju baru.

Bagaimana hukum mengenakan baju baru di Hari Raya Idul Fitri?

Baca juga: Besarnya Keutamaan Puasa Syawal 6 Hari, Lengkap Dengan Niat dan Tata Caranya Melaksanakannya

Baca juga: Lafadz Takbir Idul Fitri Sesuai Tuntunan Rasulullah, Buya Yahya Sebut Waktu Mengumandangkannya

Buya Yahya menjelaskan, memakai baju baru di hari Lebaran adalah sebuah kebiasaan yang dilakukan sejak zaman dulu.

Ia pun menceritakan kisah Nabi Muhammad SAW bersama sahabat Umar Bin Khattab RA mengenai baju atau jubah baru di hari Raya.

"Sayyidina Umar menawarkan Nabi SAW jubah yang dikenakan di hari Raya untuk menyambut tamu. Jubah tersebut dari kain sutra," tutur Buya Yahya dikutip  Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Al-Bahjah TV.

Menanggapi hal itu, Nabi Muhammad SAW pun menolaknya dan berkata, orang yang memakai kain dari jubah tersebut adalah orang yang tidak mendapatkan baju di akhirat.

Buya Yahya menegaskan tidak boleh memakai baju berjenis kain sutra bagi laki-laki muslim.

"Namun Nabi Muhammad SAW tidak melarang pakai baju bagus. Maka para ulama sepakat sunnahnya memakai baju yang bagus kalau bisa baju baru di hari Raya," ucap Buya Yahya.

Membeli baju baru sah-sah saja jika memiliki uang yang cukup. Buya Yahya mengimbau untuk tidak memaksakan diri membeli baju baru dengan cara berutang.

Baca juga: 5 Langkah Agar Tak Mabuk Saat Mudik Menggunakan Bus, Bisa Pilih Duduk Bagian Tengah

Baca juga: Mampu Namun Tak Bayar Zakat Fitrah, Ini Hukumnya, Simak Juga Nominal Zakat Jakarta, Jabar dan Kalsel

Sehingga baju yang baru boleh dibeli dan dikenakan apabila memiliki uang, dan digunakan untuk berhari Raya sekaligus menerima tamu.

"Perlu diingat hari Raya bukan bajunya yang baru, tapi imannya yang bertambah. Namun untuk menyenangkan keluarga dengan makanan enak dan baju bagus adalah sunnah," pungkasnya.

Simak Videonya, KLIK 

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved