Ramadhan 2022

Niat Qobliyah dan Badiyah Zuhur, Ustadz Adi Hidayat Ingat Bangun Rumah di Syurga

Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan, solat Sunat Rawatib adalah solat sunnah yang waktunya tersusun rapi berurutan dengan salat fardhu.

Editor: M.Risman Noor
ROBBY UNTUK BPOST GROUP
Anak didik pemasyarakatan (Andikpas) ikuti pembinaan kerohanian, di antaranya salat berjamaah di LPKA Martapura, Jalan Pintu Air, Kelurahan Tanjung Rema Darat, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Selain shalat fardu, amalan shalat sunat juga hendaknya dilakukan umat muslim.

Shalat sunat rawatib merupakan amalan baik dilakukan mengiringi shalat fardu.

Banyak keutamaan melakukan shalat sunat rawatib dilakukan sebelum maupun sesudah shalat fardu.

Shalat sunat rawatib melengkapi ibadah sahalat fardu. Termasuk qobliyah dan badiyah zuhur.

Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan, solat Sunat Rawatib adalah solat sunnah yang waktunya tersusun rapi berurutan dengan salat fardhu.

Baca juga: Doa Agar bertemu Ramadhan Selanjutnya, Sesuai Anjuran Rasulullah dan Dibaca Akhir Puasa

Baca juga: Sahkah Puasa Orang yang Marah-marah, Simak Penjelasan Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah Ini

Disebut rawatib karena teriring langsung dengan solat fardhu dan melengkapi solat fardhu.

Salat sunah Rawatib, terletak sebelum atau setelah salat Fardhu.

Jumlah solat sunnah rawatib adalah 12 rakaat solat.

Hal itu berdasarkan hadits riwayat At Tirmidzi nomor hadits 414 yang diriwayatkan Ummu Habibah RA.

Hadits itu menyatakan, barangsiapa yang solat 12 rakaat yang mengiringi solat fardhu siang dan malam, 4 rakaat sebelum zuhur, dua rakaat setelah zuhur, kemudian dua rakaat setelah Maghrib, dua rakaat setelah Isya dan dua rakaat sebelum subuh.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved