Ramadhan 2022

Sahkah Puasa Orang yang Marah-marah, Simak Penjelasan Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah Ini

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang Dakwah dan Ukhuwah, Cholil Nafis mengatakan marah saat puasa bisa menyebabkan pahala puasa hilang

Editor: Irfani Rahman
shutterstock
ilustrasi marah 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Di bulan suci Ramadhan kita hendaknya bisa mehahan hawa nafsu.

Termasuk nafsu amarah yang kadang ada. Pentingnya menahan nafsu amarah seperti di Ramadhan 2022 ini.

Karena jika marah saat berpuasa ternyata bisa mengurangi nilai pahala yang ada. Simak penjelasan dari ulama ini

Menahan nafsu dan amarah bisa harus dilakukan agar puasa lancar.

Sebab orang yang tak dapat menahan nafsu dan marah akan menghancurkan pahala puasa itu sendiri.

Baca juga: Perbanyak Zikir Ini, Keutamaannya Membuka Pintu Rezeki Hingga Diampuni Dosa-dosa

Baca juga: Niat serta Tata Cara Shalat Dhuha 2 Rakaat, Dilengkapi Dengan Doa Bahasa Latin

Berikut penjelasan lengkapnya dilansir dari Kompas.com, Senin (4/4/2022).

Menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang Dakwah dan Ukhuwah,  Cholil Nafis mengatakan jika mereka yang marah atau bertengkar tetap sah puasanya.

"Kalau kita bertengkar, ya itu orang yang tidak bisa menahan emosi, jadi pahala puasanya hilang," jelas Cholil.

Namu puasa yang dilakukan tidak berdampak apa-apa.

"Tapi puasanya sah, sudah gugur kewajibannya. Cuma puasanya tidak berdampak apa-apa," ia melanjutkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved