Ramadhan 2022

Bacaan Surat Al Kahfi Tulisan Arab dan Latin, UAS sebut Akan Diberi Kemudahan Menjalani Hidup

Ustadz Adi Hidayat dan Ustadz Abdul Somad menjelaskan keutamaan membaca Surat Al Kahfi pada Hari Jumat, simak penjelasannya

Penulis: Mariana | Editor: Irfani Rahman
freepik.com
Ilustrasi -- Membaca salah satu surat di Al Quran yakni Surat Al Kahfi pada hari Jumat sangat dianjurkan 

Menurut Ustadz Abdul Somad dalam kanal Youtube Berbagi Kebaikan, pencerahan atau petunjuk itu Allah berikan kepada mereka yang bingung soal masalah kehidupan.

Seketika Allah tanamkan pada jiwa mereka rasa tenang dan aman.

“Allah janji disetiap jumat bagi mereka yang membaca surat Al-Kahfi akan mudah menjalani hidup. Seberat apapun masalahnya, Allah turunkan petunjuk sampai hari Jumat berikutnya,” ujar Abdul Somad.

Lebih lagi, keutamaan membaca surat Al-Kahfi terdapat di sepuluh ayat terakhir. Bisa membuat kita terhindar dari fitnah dajjal di hari kiamat.

“Diriwayatkan Ibnu Hibban, sepuluh ayat terakhir surat Al-Kahfi bisa menyelamatkan kita dari fitnah keji dajjal di hari kiamat. Bukan keluarga, saudara, atau pun teman. Tetapi surat Al-Kahfi,” tegasnya.

Semua amalan di hari Jumat lebih banyak berkah yang Allah berikan. Menurutnya sudah pasti diampuni segala dosa dan dijauhkan dari godan setan juga bagian dari keutamaan Jumat.

Barangsiapa yang rumahnya selalu terdengar bacaan surat Al-Kahfi di hari Jumat, maka haramlah setan masuk ke rumah tersebut. Yuk baca surat Al-Kahfi!

Berikut ini bacaan Surat Al Kahfi lengkap ayat 1-110

1. اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ عَلٰى عَبْدِهِ الْكِتٰبَ وَلَمْ يَجْعَلْ لَّهٗ عِوَجًا ۜ
al-ḥamdu lillāhillażī anzala 'alā 'abdihil-kitāba wa lam yaj'al lahụ 'iwajā

2. قَيِّمًا لِّيُنْذِرَ بَأْسًا شَدِيْدًا مِّنْ لَّدُنْهُ وَيُبَشِّرَ الْمُؤْمِنِيْنَ الَّذِيْنَ يَعْمَلُوْنَ الصّٰلِحٰتِ اَنَّ لَهُمْ اَجْرًا حَسَنًاۙ
qayyimal liyunżira ba`san syadīdam mil ladun-hu wa yubasysyiral-mu`minīnallażīna ya'malụnaṣ-ṣāliḥāti anna lahum ajran ḥasanā

3. مَّاكِثِيْنَ فِيْهِ اَبَدًاۙ
mākiṡīna fīhi abadā

4. وَّيُنْذِرَ الَّذِيْنَ قَالُوا اتَّخَذَ اللّٰهُ وَلَدًاۖ
wa yunżirallażīna qāluttakhażallāhu waladā

5. مَّا لَهُمْ بِهٖ مِنْ عِلْمٍ وَّلَا لِاٰبَاۤىِٕهِمْۗ كَبُرَتْ كَلِمَةً تَخْرُجُ مِنْ اَفْوَاهِهِمْۗ اِنْ يَّقُوْلُوْنَ اِلَّا كَذِبًا
mā lahum bihī min 'ilmiw wa lā li`ābā`ihim, kaburat kalimatan takhruju min afwāhihim, iy yaqụlụna illā każibā

6. فَلَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَّفْسَكَ عَلٰٓى اٰثَارِهِمْ اِنْ لَّمْ يُؤْمِنُوْا بِهٰذَا الْحَدِيْثِ اَسَفًا
fa la'allaka bākhi'un nafsaka 'alā āṡārihim il lam yu`minụ bihāżal-ḥadīṡi asafā

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved