Lebaran Idul Fitri 2022

Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad Soal Jual Beli Beras Zakat Fitrah di Masjid

Ustadz Abdul Somad mengimbau pelaku amil tidak boleh lagi menjual beras dari orang yang menunaikan zakat sebab beras itu sudah hak penerima zakat

Penulis: Mariana | Editor: Budi Arif Rahman Hakim
blibli.com
ILUSTRASI Zakat Fitrah 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ustadz Abdul Somad memberikan penjelaskan terkait hukum berjualan beras zakat fitrah di dalam masjid.

Di pengujung Ramadhan menjelang Idul Fitri umat muslim diwajibkan mengeluarkan zakat yang biasa disebut zakat fitrah.

Terlepas untuk mensucikan diri setelah menunaikan ibadah di bulan Ramadhan, zakat fitrah juga dapat dimaknai sebagai bentuk kepedulian terhadap orang yang kurang.

Sebagaimana diketahui, pembayaran zakat fitrah biasanya menggunakan bahan makanan pokok yakni beras atau gandum.

Baca juga: Ini Niat Membayar Zakat Fitrah dan Ketentuan Batas Waktu Bayar Zakat Fitrah

Baca juga: Link Live Streaming Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri 2022, Inilah 99 Lokasi Pemantauan Hilal

Penyebaran zakat fitrah biasanya dilakukan di masjid. Lalu bagaimana jika beras zakat fitrah diperjualbelikan di masjid? Bagaimana hukumnya?

Ustadz Abdul Somad menjelaskan soal praktik jual beli beras zakat fitrah.

Dikutip dari akun Instagram official ustadzabdulsomad_official, Ustadz Abdul Somad mengatakan adanya jual beli beras untuk zakat fitrah di masjid dilarang.

Ia menerangkan, Allah secara jelas melarang dan tidak memberi keuntungan bagi pelaku jual beli di rumah Allah.

"Allah tak memberikan keuntungan pada jual belinya, itu larangan jual beli dalam masjid,” jelas Ustadz Abdul Somad.

Akan tetapi, Ustadz Abdul Somad memberikan saran jika ingin melakukan jual-beli khususnya beras untuk zakat fitrah boleh di luar dari ruangan masjid.

"Kalau mau jual beli di pekarangan masjid boleh,” imbuhnya.

Larangan jual beli di masjid atau di lingkungan masjid berdasarkan hadist dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا رَأَيْتُمْ مَنْ يَبِيْعُ أَوْ يَبْتَاعُ فِيْ الْمَسْجِدِ فَقُولُوا: لاَ أَرْبَحَ اللهُ تِجَارَتَكَ وَإِذَا رَأَيْتُم مَنْ يُنْشِدُ فِيْهِ ضَالَةً فَقُولُوا: لاَ رَدَّ اللَّهُ عَلَيْكَ

Artinya: “Bila engkau mendapatkan orang yang menjual atau membeli di dalam masjid, maka katakanlah kepadanya, ‘Semoga Allah tidak memberikan keuntungan pada perniagaanmu.’ Dan bila engkau menyaksikan orang yang mengumumkan kehilangan barang di dalam masjid, maka katakanlah kepadanya, ‘Semoga Allah tidak mengembalikan barangmu yang hilang.”

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved