Idul Fitri 1443 H

Uang Selawat, Kebiasaan Warga Bersedekah Jelang Salat Idul Fitri di Kotabaru Kalsel

Satu tradisi yang masih bertahan di Momen Hari Raya Idul Fitri di Kecamatan Pulau Laut Timur, Kabupaten Kotabaru, yakni Uang Selawat.

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri
Petugas mengitari saf jamaah untuk pengumpulan donasi Uang Salawat di Masjid Fathurrahman, Kecamatan Pulau Laut Timur, Kabupaten Kotabaru, Senin (3_5_2022) pagi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Satu tradisi yang masih bertahan di Momen Hari Raya Idul Fitri di Kecamatan Pulau Laut Timur, Kabupaten Kotabaru, yakni Uang Selawat.

Istilah ini dipakai untuk penggalangan donasi bagi masjid tempat masyarakat menunaikan Salat Idul Fitri namun dengan cara yang khas.

Seperti yang berlangsung di Masjid Fathurrahman, Desa Langkang Lama, RT 1, sesaat sebelum jemaah menunaikan Salat Idul Fitri 1443 H, Senin (2/5/2022).

Tiga hingga empat orang mengitari barisan shaf membawa bakul donasi, sambil melantunkan selawat.

Di saat bersamaan jamaah memasukkan donasi berupa uang dan saling bersalaman dengan petugas yang berkeliling hingga barisan shaf terakhir atau kumpulan jemaah yang ada di luar masjid.

Baca juga: Jelang Salat Eid, Lalu Lintas di Kota Amuntai Padat, Warga Banyak Parkir di Pinggir Jalan

Baca juga: Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin Kalsel Dipadati Jemaah Salat Ied 1443 H

"Kebiasaan ini sudah berlangsung lama, turun temurun dan hingga kini masih bertahan," ungkap Pani, tokoh masyarakat Langkang Lama Kotabaru.

Menurutnya, hal ini juga telah ditanamkan kepada anak-anak sejak dini.

Saat turun ke masjid untuk menuaikan Salat Hari raya, baik Idul Fitri maupun Idul Adha mereka dibekali uang kecil untuk Uang Selawat.

Tujuannya tidak lain untuk membiasakan berbagi di momen yang bahagia, terutama Idul Fitri.
Terlebih lagi menyumbang untuk rumah ibadah.

Baca juga: Jemaah Salat Eid 1443 H di Sabilal Muhtadin Banjarmasin Meluber hingga Perempatan Jalan Merdeka

Baca juga: Masjid Riyadussolihin HSU Padat Jemaah Salat Idul Fitri 1443 H, Bahu Jalan Dipakai Mendirikan Shaf

Sementara itu, disampaikan Rahimudin, biasanya ada hal menarik dalam pengumpulan Uang Selawat.

Saat saling berjabat tangan petugas tidak melepaskan tangannya sebelum bakul yang dibawa diisi.

"Hal itu pernah saya alami ketika masih remaja, mungkin petugas itu sambil bercanda, karena masih terbilang teman dekat," tutur Rahimudin.

Ia pun menambahkan, kalau di daerah lain mungkin konsepnya sama, yaitu untuk donasi.

Namun caranya berbeda, biasanya pakai celengan yang disiapkan panitia masjid.

( Banjarmasinpost.co.id/MuhammadTabri)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved