Mudik Lebaran 2022
Mengisi Libur Idulfitri 1443H, Ribuan Pengunjung Datangi Situs Bersejarah Candi Agung HSU
Pengelola Objek Wisata Candi Agung, mengatakan di hari pertama Idulfitri 1443H, ada sekitar 3000an pengunjung, sedangkan hari kedua sekitar 2000 peng
Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Sejak hari pertama Idulfitri 1443H, objek wisata Candi Agung di Kelurahan Sungai Malang Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) ramai didatangi ribuan pengungung.
Kasi Kebudayaan sekaligus pengelola Objek Wisata Candi Agung, H Ismail, mengatakan di hari pertama Idulfitri 1443H, ada sekitar 3000an pengunjung, sedangkan hari kedua sekitar 2000 pengunjung.
Dan pengunjung masih ramai hingga saat ini, Kamis (5/5/2022).
"Diperkitakan masih akan ramai hingg minggu depan, biasanya dua mingguan pascalebaran akan ramai," ujarnya.
Baca juga: Kemenag Tetapkan 156 Calon Jemaah Haji HSU Berangkat Tahun Ini, 3 Calhaj Belum Lunasi Biaya Haji
Baca juga: Pos Pengamanan Desa Muara Tapus HSU Masih Berikan Layanan Vaksinasi dan Pemeriksaan Kesehatan
Beberapa situs yang dikunjungi, salah satunya adalah situs tiang Putri Junjung Buih yang terdapat sumur.
Air ini banyak digunakan untuk mencuci muka dan kaki oleh pengunjung.
Jum'ah salahsatu pengunjung yang datang dari Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah sengaja menempuh perjalanan jauh untuk mendatangi situs bersejarah ini.
Jum'ah bersama sepuluh anggota keluarga lain bahkan sempat menginap dan pada pagi hari langsung menuju Candi Agung.
"Datang ke Amuntai memang niat ingin ke candi agung, membawa semua cucu," ujarnya.
Dirinya mengetahui adanya situs Candi Agung dari keluarga yang sebelumnya pernah ke tempat bersejarah ini.
Baca juga: Pascalebaran Idulfitri 1443 H, Volume Sampah di Kabupaten Banjar Meningkat, Sehari Diangkut 8 Ton
Baca juga: Libur Lebaran Idulfitri 1443 H, Pedagang di Lokasi wisata Tapin Panen Rupiah
Agar tak ada yang melakukan kegiatan menyimpang, di bagian depan bangunan utama Candi Agung telah terpasang imbauan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) HSU.
Imbauan itu mengingatkan bagi pengunjung yang beragama Islam untuk mengunjungi Candi Agung sebagai objek wisata yang menambah pengetahuan sejarah.
Dan tidak melakukan kegiatan yang mengarah pada kesyirikan atau menyekutukan Allah.
Seperti melakukan tawaf atau mengelilingi bagian utama Candi Agung.
Serta tidak meminta kepada selain Allah.
Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/wisata-Candi-Agung-di-Kelurahan-Sungai-Malang-Kecamatan-Amuntai-Tengah.jpg)