Berita Banjarmasin

Tingkatkan Capaian Vaksinasi Covid-19, Pemerintah Gencarkan Program BIAN

Berbagai cara terus dilakukan pemerintah untuk meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19  diantaranya dengan mengadakan imunisasi lewat program BIAN

Tayang:
Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/stan
Vaksinasi dari tim mobile Kodim 1010 Tapin di Kecamatan Bakarangan, Tapin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Berbagai cara terus dilakukan pemerintah untuk meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19  diantaranya dengan mengadakan imunisasi tambahan dan imunisasi kejar dalam program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) pada bulan ini.

 Kadinkes Kalsel, dr Diauddin mengatakan, Pandemi Covid 19 memberikan beberapa tantangan terutama berkaitan dengan rendahnya akses terhadap pelayanan imunisasi dan pelayanan kesehatan lainnya. 

“Di Kalsel khususnya pada tahun 2020 dan 2021, terdapat beberapa tantangan imunisasi yaitu berkaitan dengan pembatasan mobilisasi, keraguan dan ketakutan untuk membawa anak-anak ke fasilitas pelayanan serta adanya kebijakan tutupnya atau terbatasnya akses pelayanan seperti posyandu pada saat tersebut," bebernya, Kamis (5/5/2022).

Berdasarkan data situasi cakupan imunisasi dasar lengkap Kalsel tahun 2020 sebesar 75.4 persen dan pada tahun 2021 sebesar 80,2 persen, terjadi kenaikan cakupan jika dibanding dengan data tahun 2020, tetapi masih belum mencapai Target Nasional yaitu 93.6 persen.

Baca juga: Vaksinasi Kembali Dilanjutkan, Polres Tapin Buka Gerai Vaksin di Pos Pelayanan Lebaran 2022

Baca juga: Penyebab Hepatitis Akut yang Menyerang Anak Masih Misterius?, Epidemiolog Minta Gencarkan Vaksinasi

Oleh karena itu, dilakukan berbagai upaya  pemerintah untuk mencegah kesenjangan dalam imunisasi rutin, salah satunya adalah dengan mengadakan imunisasi tambahan dan imunisasi kejar dalam program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) pada bulan ini.

Demi mendukung kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik, diperlukan persiapan-persiapan dan koordinasi yang baik dengan melibatkan Komda PP-KIPI pada saat pelaksanaan. 

“Jadi dukungan seluruh peserta menjadi komitmen, sekaligus harapan bagi kita semua untuk mewujudkan masyarakat Kalsel yang sehat dan terbebas dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” tuturnya.

Baca juga: H-1 Idul Fitri Pemudik Berangkat Capai 5.020 Orang, Bandara Syamsudin Noor Buka Layanan Vaksinasi

Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kita sudah harus menyusun tahapan-tahapan perencanaan pelaksanaan diantaranya, membuat mikroplaning perencanaan tingkat Kabupaten:Kota sampai dengan tingkat Puskesmas, melakukan aktivasi pokja pelaksanaan BIAN dan pokja KIPI, membuat surat edaran/Instruksi Bupati/Wali Kota terkait pelaksanaan BIAN, dan melakukan advokasi dan sosialisasi di Kabupaten/Kota.

Selanjutnya menggalang dukungan Forkopimda, LP/LS terkait, Toga, Toma, PKK, Ormas dan kesiapan lainnya yang diperlukan demi suksesnya pelaksanaan BIAN di Kalsel.  (Banjarmasinpost.co.id / Milna Sari)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved