Haul Ke 216 Datuk Kalampayan

Enam Perahu Karet Bantu Antarkan Jemaah Haul Ke-216 Datu Kelampayan di Kabupaten Banjar Kalsel

ebanyak enam perahu karet digunakan untuk mengantar jemaah haul ke 216 Datuk Kalampayan di Desa Dalam Pagar Ulu, Kabupaten Banjar, Kalsel, Sabtu (7/5)

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUKHTAR WAHID
Relawan menyediakan perahu karet untuk antarkan jamaah setelah mengikuti haul ke-216 Datu Kelampayan di Desa Dalam Pagar Ulu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (7/5/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sebanyak enam perahu karet digunakan untuk mengantar jemaah haul ke 216 Datuk Kalampayan, Sabtu (7/5/2022).

Dihadiri ribuan jemaah, pusat haul di Masjid Tuhfaturragibin, Desa Dalam Pagar Ulu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Ketua Relawan Emergency Banjar Response (EBR) Dodin mengaku bersyukur dengan bantuan sarana perahu karet untuk proses mengantar jemaah haul Datu Kelampayan.

Dia mengaku awalnya hanya satu perahu karet saat melakukan observasi di kawasan peringatan haul Datu Kelampayan di bantaran Sungai Martapura.

Baca juga: Ribuan Orang Hadiri Haul Datu Kelampayan Kalsel, Kisah Betulkan Arah Kiblat 2 Masjid di Batavia

Baca juga: Video Viral Tumpukan Uang, MUI Kabupaten HSU Imbau Warga Tidak Mengarah pada Kesyirikan

Baca juga: Seleksi Jabatan Kosong di Pemerintah Kota Banjarbaru, Ada 24 Kandidat Nilai Terbaik

"Alhamdulillah, saat peringatan haul itu relawan dari Kota Banjarbaru, Pemerintah Kabupaten Banjar dan lainnya berkoordinasi, sehingga ada enam perahu karet yang tersedia," katanya.

Menurut Dodin, peringatan haul Datu Kelampayan setidaknya menjadi latihan para relawan untuk membantu mengantar jemaah, jika peringatan haul serupa dilaksanakan di kawasan Sekumpul Martapura.

"Rekan-rekan relawan sudah merasakan pada peringatan haul Datu Kelampayan ini. Dua tahun tidak dilaksanakan haul dalam jumlah jemaah yang banyak seperti haul kali ini," ujarnya.

Keberadaan transportasi perahu karet dan kapal penyeberangan mengurangi kepadatan jemaah yang ingin balik dari haul ke 216 Datuk Kalampayan.

Baca juga: Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah Tak Berlakukan WFH Pascalibur Idul Fitri 1443 H

Baca juga: Pemprov Kalsel Ikuti Aturan WFH Setelah Cuti Bersama bagi yang Mudik

Baca juga: Terjadi Lagi, Dozer Beserta Operator Jatuh ke Laut di Tabanio Kabupaten Tanah Laut Kalsel

Banyak jemaah yang memanfaatkan jasa kapal penyeberangan dan perahu karet relawan agar tiba di Jalan Martapura Lama menuju lokasi parkir kendaraannya.

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved