Kampusiana

Rawa Labil Menerima Beban Berat, Ini Saran Dosen Prodi Geografi ULM Saat Membangun di Lahan Gambut

Dosen Prodi Geografi ULM Dr Nasruddin, M Sc menyebut lahan gambut tidak punya kestabilan yang baik saat menerima beban berat atau tinggi

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/muhammad rahmadi
Ilustrasi-Proses evakuasi para korban tertimbun reruntuhan toko alfamart km 14 gambut, kabupaten banjar, kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Peristiwa  ambles hingga  ambruknya rumah atau ruko di atas lahan rawa belakangan sering terjadi.

Dari sekian kejadian, yang paling tragis adalah ambruknya satu ruko minimarket di Gambut, Kabupaten Banjar, Lima orang meninggal dalam peristiwa tersebut. 

Setelah kejadian di Gambut, perisitwa serupa kembali terjadi, tetapi tidak meminta korban, baik jiwa maupun luka. Yang terbaru adalah miring satu ruko minimarket di Gambut.

Dari serentetan peristiwa ini, timbul pertanyaan besar. Apakah mendirikan rumah dan ruko di lahan rawa tidak aman.

Baca juga: Cek Lokasi Bangunan Alfamart di Gambut Kalsel Yang Miring, Polisi Temukan Bagian Ini Bermasalah

Baca juga:  Ungkap Hasil Olah TKP, Kapolsek Sebut Penyebab Rumah Ambles di Gambut Kalsel

Baca juga: Kisah Korban Alfamart Ambruk Lewati Idul Fitri 2022 di Atas Tempat Tidur, Terpisah dari Suami

Seolah-olah seperti 'bom waktu', yang kapan saja lahan rawa bisa menghancur bangunan di atasnya.

Berkaitan dengan hal tersebut Dosen Program Studi Geografi, Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Dr Nasruddin M Sc mengatakan bahwa rawa merupakan lahan yang sebagian atau sepanjang tahun tergenang air, dari luapan sungai atau hujan berada pada wilayah morfologi dataran rendah. 

Rawa bisa dibedakan menurut tipologinya menjadi dua, yaitu rawa pasang surut dan rawa lebak. 

Kedua tipologi rawa tersebut ujar Dr Nasruddin, terdapat di Kalimantan Selatan, rawa pasang surut akan berkaitan dengan sistem Daerah Aliran Sungai (DAS), yang masih dipengaruhi oleh tenaga pasang surut, seperti pada wilayah Banjarmasin, Batola, Banjar dan atau wilayah DAS muara/hilir.

Sedangkan rawa lebak, dominan berada di wilayah hulu seperti rawa yang ada di wilayah hulu sungai. 

Lahan Rawa secara fisiografi utamanya ungkap Dr Nasruddin merupakan tanah alluvial, gambut dan marin tergantung pada karakteristik wilayah DAS pembentuk rawa.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved