Kampusiana

 ULM Gelar Pemilihan Rektor Periode 2022-2026, Pendaftaran Dibuka Hingga 6 Juni 2022

ULM menyelenggarakan pemilihan rektor Periode 2022-2026.pendaftaran bakal calon dibuka hingga 6 Juni

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Nia kurniawan
Ketua Senat ULM, Prof Dr H M Hadin Muhjad 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menyelenggarakan pemilihan rektor Periode 2022-2026.

Dimulai dari tahapan penjaringan bakal calon, penyaringan calon, pemilihan calon, terakhir penetapan dan pelantikan.

Dijelaskan Ketua Senat ULM, Prof Dr H M Hadin Muhjad bahwa penjaringan calon dimulai dengan pendaftaran bakal calon, 12 Mei sampai 6 Juni 2022.

Kemudian dilanjutkan dengan seleksi administrasi dan verifikasi bakal calon rektor, 7 sampai 13 Juni 2022.

Baca juga: SBMPTN Gelombang I Digelar 17 Mei 2022, ULM Sediakan Kuota 19.040 Mahasiswa Baru

Baca juga: Mahasiswa ULM Lihat Produksi Air Minum Prof di Batibati, Kagum Saksikan Teknologi Robotik

"Bila sudah lengkap maka nama-nama bakal calon rektor akan diserahkan ke senat, dan selanjutnya akan diumumkan pada 16 Juni 2022," katanya.

Adapun sejumlah syarat untuk bisa mengikuti pemilihan rektor ini, di antaranya Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki pengalaman jabatan sebagai dosen dengan jenjang akademik paling rendah Lektor Kepala.

Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berusia paling tinggi 60 tahun, terhitung mulai tanggal 18 September 2022.

Memiliki pengalaman manajerial, paling rendah sebagai ketua jurusan atau sebutan lain yang setara, atau ketua lembaga paling singkat dua tahun di Perguruan Tinggi Negeri (PTN), atai paling rendah sebagai pejabat eselon II a di lingkungan instansi pemerintah.

Bersedia dicalonkan menjadi Rektor Universitas Lambung Mangkurat. Sehat jasmani dan rohani dari rumah sakit pemerintah.

Bebas narkotika, prekursor, dan zat adiktif lainnya. Setiap unsur penilaian prestasi kerja pegawai paling rendah bernilai baik dalam dua tahun terakhir.

Tidak sedang menjalani tugas belajar atau izin belajar lebih dari enam bulan, yang meninggalkan tugas tridharma perguruan tinggi.

Baca juga: Ornamen Pasar Terapung dan Tanah Rawa, Karya 2 Mahasiswa ULM Menang Lomba Motif Budaya Kalsel

Tidak sedang menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat. Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.

Berpendidikan Doktor (S3), tidak pernah melakukan plagiat sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Dan yang terakhir telah membuat dan menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," terangnya. (banjarmasinpost.co.id/muhammad rahmadi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved