Berita Balangan

Gadis Balangan, Gina Astuti Raih Predikat Pertama Program Pertukaran Pemuda Antar Provinsi

Gina Astuti warga Desa Inan Kabupaten Balangan terpilih mewakili Kalsel untuk ajang pertukaran pemuda antar provinsi tahun 2022.

Tayang:
Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Eka Dinayanti
Gina untuk BPost
Pemuda Balangan, Gina Astuti berfoto bersama dengan Ketua DPC PPMI Balangan, Ahmad Juliansyah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Prestasi dalam bidang kepemudaan kembali ditorehkan oleh warga Desa Inan, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, Gina Astuti.

Gina, sapaan akrabnya, bertaruh nasib pada ajang pertukaran pemuda antar provinsi tahun 2022 di Kalsel.

Ia telah bersaing dengan sejumlah pemuda lainnya pada tingkat kabupaten kemudian bertandang ke tingkat provinsi.

Pada tanggal 10 hingga 12 Mei kemarin, Gina mengikuti seleksi Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAT) tahun 2022 di Banjarmasin.

Namanya terpilih mewakili Kalsel untuk program tersebut.

Baca juga: Pascaoprit Longsor, Kini Jembatan Gunung Manau Balangan Bisa Dilintasi Mobil

Baca juga: Jembatan Desa Gunung Manau Balangan Kalsel Ambruk, Pengemudi Terpaksa Putar Balik 

Bahkan mendapat peringkat I untuk PPAT Provinsi Kalsel tahun 2022.

Sepengetahuan Gina, ada dua wilayah yang dipilih untuk penempatan pertukaran pemuda, antara Jawa Timur dan Papua Barat.

Dirinya pun belum mengetahui di mana nantinya ditempatkan.

Jelang berlangsungnya pertukaran pemuda ini pula, Gina mulai mempersiapkan pemberkasan untuk tingkat nasional.

Ia juga melewati tahapan lainnya, mulai dari tes administrasi, wawancara, bakat dan terakhir presentasi program kerja.

Gina juga telah mempersiapkan diri untuk terus maju ke tingkat nasional.

Utamanya melatih kemampuan publik speaking dan program yang nantinya akan ia jalankan.

"Persiapannya tentu latihan publik speaking dan juga penyiapan program kerja. Baik yang akan dilaksanakan di tempat penempatan atau di daerah asal," ungkap Gina, Jumat (13/5/2022).

Tak kalah penting lanjut Gina ialah mempersiapkan bakat yang harus ia tampilkan saat seleksi.

Selain itu, ia juga menerima arahan oleh DPC PPMI Kabupaten Balangan untuk bisa memberikan suguhan berbeda pada setiap tahapan seleksi.

Perempuan berusia 21 tahun ini memilih kesenian tradisional bapandung dalam tahap seleksi bakat.

Ia pun mampu menguasai panggung secara baik, hingga memukau para juri.

Bagi Gina, mengikuti pertukaran pemuda adalah kesempatan penting yang harus diambil.
Mahasiswa STIA Amuntai ini merasa dirinya sebagai anak muda harus banyak mengambil peran.

Utamanya dalam memberikan kebaikan dan kebermanfaatan untuk orang lain.

Melalui PPAP, ia berharap dapat memberikan kebaikan bagi orang banyak.

Baca juga: Dalih Bela Teman, Pemuda Mabuk Tikam dan Tewaskan Buruh di Lapak Karaoke Pasar Kasbah Banjarmasin

Baca juga: Selain Masalah Solar, Nelayan Tabanio Tanahlaut Keluhkan Biaya Surat Kapal yang Dipungut Pemdes

Gina juga ingin belajar culture masyarakat, mengenalkan dan melestarikan kebudayaan Kalsel.

Tentunya ucap Gina, juga menambah pengalaman sebagai bekal mengabdikan diri pada Bumi Lambung Mangkurat.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI) Balangan Ahmad Juliansyah merasa bersyukur adanya putri asli daerah yaitu Gina mewakili Kalsel dalam kegiatan PPAP di Jawa Timur dan Papua Barat yang akan dilaksanakan sekitar bulan Juni-Juli 2022 mendatang.

Lanjutnya, Kabupaten Balangan membawa tiga perwakilan yaitu Muhamad Erfani, Tedy Wahyudi dan Gina Astuti.

Dari hasil seleksi, M Erfani harus terhenti di babak 16 besar.

Sedangkan Tedy Wahyudi dan Gina Astuti berhasil melanjutkan ke tahap nasional.

(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved